TANJUNG SELOR, BACAFAKTA.ID – DPRD Kabupaten Bulungan meminta pemerintah daerah memfokuskan belanja daerah pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Rekomendasi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Bulungan, Dwi Sugiarto, dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.
Menurut DPRD, kondisi fiskal Kabupaten Bulungan pada 2026 diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut diprediksi masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan sebagai dampak dari kebijakan strategis pemerintah pusat.
“Penurunan kondisi fiskal ini tentu akan berdampak pada berkurangnya pembangunan infrastruktur di daerah,” ujar Dwi Sugiarto.
Atas kondisi tersebut, DPRD meminta pemerintah daerah memprioritaskan alokasi anggaran pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, pemerintah daerah juga didorong mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah guna memperkuat kemandirian fiskal.
DPRD juga menyampaikan sejumlah catatan penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya penyelesaian konflik agraria di Tanjung Palas Timur, penataan Pasar Induk, percepatan proses pengadaan barang dan jasa, serta peningkatan kualitas infrastruktur, fasilitas kesehatan, dan sarana pendidikan.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas berbagai masukan yang diberikan. Ia menegaskan seluruh rekomendasi akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Rekomendasi DPRD yang disampaikan dalam rapat paripurna hari ini akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bulungan dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.(adv/jo).






Discussion about this post