TANJUNG SELOR, BACAFAKTA.ID — Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan menggelar apel pagi rutin di halaman kantor dinas, Senin (14/9/2026). Apel diikuti seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, koordinasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan pelayanan pemerintahan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Kristiyanto, dalam arahannya meminta setiap bidang memastikan program dan kegiatan berjalan sesuai target, tepat waktu, serta mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memastikan setiap jajaran memahami tugas serta tanggung jawabnya. Kita ingin seluruh program berjalan tertib, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kristiyanto.
Dalam apel tersebut, Kristiyanto memberikan sejumlah penekanan kepada masing-masing bidang.
Pada Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, ia menyampaikan adanya tambahan pagu dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Bidang terkait diminta segera menindaklanjuti tambahan anggaran tersebut dengan menyiapkan proses pelaksanaan kegiatan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Dengan adanya tambahan pagu, saya minta segera ditindaklanjuti. Persiapkan perencanaannya dengan baik dan pastikan pelaksanaannya sesuai aturan,” ujarnya.
Perhatian juga diberikan kepada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terkait pelaksanaan Puncak Bulan Bakti Peternakan Kabupaten Bulungan 2026 yang dijadwalkan berlangsung Selasa (15/9/2026) di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH).
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi, produk inovasi, serta aktivitas usaha peternakan di Bulungan. Acara itu juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, peternak, dunia usaha, dan masyarakat.
Kristiyanto meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan kegiatan, terutama karena acara tersebut dijadwalkan dihadiri Bupati Bulungan pada pukul 08.30 WITA.
“Kita ingin kegiatan besok tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperlihatkan potensi peternakan Bulungan dan memperkuat kerja sama dengan para pelaku usaha serta masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura diarahkan melakukan pemantauan terhadap kegiatan bunga sutra di Desa Long Sam. Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan kegiatan sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangan komoditas tersebut sebagai salah satu potensi pertanian daerah. Di lingkungan Sekretariat, khususnya Subbagian Kepegawaian, seluruh ASN diminta segera menyelesaikan DMS dengan batas waktu paling lambat Selasa (15/9/2026).
Adapun Subbagian Keuangan diminta lebih cermat dalam proses penginputan akun dan kode rekening kegiatan pada SIPD. Ketelitian tersebut dinilai penting untuk menghindari kesalahan administrasi serta memastikan pengelolaan anggaran berlangsung tertib dan akuntabel.
Kristiyanto mengatakan koordinasi antarbidang menjadi kunci agar berbagai agenda yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai sasaran.
“Setiap bidang memiliki tugas masing-masing, tetapi semuanya saling berkaitan. Karena itu, koordinasi dan komunikasi harus terus diperkuat. Jangan sampai ada pekerjaan yang terhambat hanya karena koordinasi yang kurang,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jajaran Dinas Pertanian Bulungan dapat menjaga semangat kerja dan konsistensi dalam menjalankan program pembangunan sektor pertanian.
“Kita harus bekerja dengan disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil. Ukurannya bukan hanya kegiatan terlaksana, tetapi sejauh mana program itu benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Kristiyanto.
Melalui apel rutin tersebut, Dinas Pertanian Bulungan menegaskan komitmennya memperkuat kedisiplinan, koordinasi, serta pelaksanaan program pembangunan pertanian agar berjalan optimal dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Adv/Jo).


Discussion about this post