• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » DPRD Bulungan Tegaskan Komitmen Menjaga Warisan Budaya Lewat Festival Temengang Iwan 2026

DPRD Bulungan Tegaskan Komitmen Menjaga Warisan Budaya Lewat Festival Temengang Iwan 2026

by BacaFakta.id
30 Juni 2026
in DPR BULUNGAN
A A
20
VIEWS
PostTweetSendScan

TERAS BARU, BACAFAKTA ID – Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, menghadiri pembukaan Festival Budaya dan Musyawarah Besar (Mubes) Temengang Iwan Dayak Kenyah Lepoq Tepu Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Teras Baru, Kecamatan Tanjung Palas, Selasa (30/6/2026). Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya pelestarian budaya dan penguatan kelembagaan masyarakat adat di Kabupaten Bulungan.

Pembukaan festival diawali dengan prosesi adat yang sarat makna. Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, serta Ketua Umum Temengang Iwan, Yan Ipui, bersama rombongan tamu kehormatan diarak menggunakan perahu dan digotong oleh masyarakat adat menuju arena utama sebagai simbol penghormatan terhadap tamu serta bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

Suasana penyambutan berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan iringan musik tradisional, tarian adat Dayak Kenyah, dan sambutan hangat masyarakat. Prosesi tersebut menjadi simbol kuat bahwa adat dan budaya tetap hidup serta menjadi perekat persatuan masyarakat di tengah dinamika perkembangan zaman.

Festival Budaya dan Musyawarah Besar Temengang Iwan Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memperkuat kelembagaan adat, mempererat persaudaraan, serta merumuskan langkah bersama dalam menjaga nilai-nilai budaya Dayak Kenyah Lepoq Tepu.

Usai prosesi adat, Gubernur Kalimantan Utara secara resmi membuka rangkaian kegiatan di hadapan para temengang, kepala adat, tokoh masyarakat, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, DPRD Kabupaten Bulungan, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga para pelaku seni dan budaya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Kalimantan Utara yang dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah.

READ  Momentum Hari Lahir Pancasila, DPRD Bulungan Soroti Penguatan Karakter dan Literasi Digital

Ia menegaskan bahwa Festival Budaya dan Musyawarah Besar bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkokoh persatuan, memperkuat kelembagaan adat, sekaligus memastikan warisan budaya tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Menurutnya, masyarakat adat memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial, melestarikan nilai gotong royong, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

“Kabupaten Bulungan dianugerahi keberagaman suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang aman, harmonis, dan sejahtera,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bulungan, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pelestarian budaya melalui penguatan lembaga adat, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan seni tradisional sebagai bagian dari pembangunan karakter sekaligus penguatan sektor pariwisata berbasis budaya.

Kehadiran Ketua DPRD Bulungan dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan lembaga legislatif terhadap upaya menjaga eksistensi masyarakat adat sebagai bagian penting dari identitas daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan lembaga adat diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pembangunan yang tetap berpijak pada kearifan lokal.

Festival Budaya dan Musyawarah Besar Temengang Iwan 2026 pun diharapkan menjadi ruang mempererat persaudaraan lintas generasi, memperkuat kelembagaan adat, serta meneguhkan budaya sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara di masa depan.(jo).

Previous Post

DPRD Bulungan Setujui Tiga Raperda Usulan Pemkab, Siap Masuk Tahap Pembahasan

Next Post

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Next Post

Wagub Perkuat Sinergi Kaltara-Kaltim untuk Akselerasi Konektivitas Perbatasan

Sekprov Pacu Perangkat Daerah Rebut Peluang DAK 2027 untuk Percepat Pembangunan Kaltara

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi