BULUNGAN, BACAFAKTA.ID — Dalam upaya mendorong pengembangan sektor perkebunan dan meningkatkan produktivitas pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan melalui Bidang Perkebunan menggelar sosialisasi budidaya kakao yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bibit kakao kepada kelompok tani penerima manfaat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, pada 20 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan enam kelompok tani setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola tanaman kakao secara tepat, efektif, dan berkelanjutan. Materi sosialisasi disampaikan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Nasrum, yang memberikan pemahaman mengenai tujuan dan teknik budidaya kakao yang baik, termasuk langkah-langkah pencegahan serta penanggulangan hama dan penyakit tanaman.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Yuniarti Utami, menyampaikan bahwa pengembangan komoditas kakao memerlukan dukungan yang berkesinambungan, baik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia maupun penyediaan sarana produksi bagi petani.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para petani semakin memahami teknik budidaya kakao yang tepat, mulai dari pemeliharaan tanaman hingga pengendalian hama dan penyakit. Bantuan bibit yang diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas serta kualitas hasil perkebunan kakao,” ujar Yuniarti Utami.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan perkebunan rakyat, kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan bibit kakao secara simbolis oleh Kepala Bidang Perkebunan kepada perwakilan petani penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulan bagi kelompok tani untuk mengembangkan usaha perkebunan kakao secara lebih optimal.

Melalui sinergi antara pendampingan teknis, peningkatan pengetahuan, dan dukungan sarana produksi, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan berharap pengembangan kakao di Desa Long Beluah dapat memberikan dampak positif bagi produktivitas perkebunan dan kesejahteraan petani.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan terus diperkuat guna mewujudkan sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Bulungan. (Adv/jo)


Discussion about this post