TANJUNG SELOR, Bacafakta.id – Upaya menanamkan budaya literasi sejak usia dini terus digelorakan. Bunda Literasi Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, menghadiri pembukaan Lomba Bertutur/Bercerita dan Lomba Mewarnai yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Selasa (14/4).
Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal dunia literasi sekaligus mengasah kreativitas. Dalam sambutannya, Bunda Literasi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba yang dinilai mampu menumbuhkan minat baca, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan imajinasi anak sejak dini.

Melalui lomba bertutur dan bercerita, anak-anak diajak mencintai buku, memahami isi cerita, hingga berani tampil menyampaikan ide dan gagasan mereka. Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana bagi anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih kesabaran, serta mengasah kemampuan motorik.
Ia menegaskan, kedua kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun fondasi budaya literasi. Literasi, menurutnya, tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, berpikir kritis, serta mengekspresikan gagasan dengan baik.
Bunda Literasi juga mengajak para orang tua dan guru untuk terus mendampingi anak-anak dalam membangun kebiasaan membaca, baik di rumah maupun di sekolah. Ia mengingatkan, membaca seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan, bukan beban.
“Dari membaca, anak-anak akan memperoleh pengetahuan, membentuk karakter, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kepada para peserta lomba, ia berpesan agar mengikuti setiap proses dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan pengalaman dan keberanian yang didapat selama mengikuti kegiatan.
“Menang atau kalah bukanlah hal utama. Yang terpenting adalah keberanian, pengalaman, dan proses belajar yang kalian jalani,” pungkasnya.(dkipbul).

Discussion about this post