• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » RSUD dr. H. Jusuf SK Gelar Pelatihan Sistem Triase IGD, Terapkan Standar Nasional ESI

RSUD dr. H. Jusuf SK Gelar Pelatihan Sistem Triase IGD, Terapkan Standar Nasional ESI

by BacaFakta.id
21 September 2026
in Kaltara, Nasional
A A
25
VIEWS
PostTweetSendScan

TARAKAN, Bacafakta.id – RSUD dr. H. Jusuf SK menyelenggarakan Pelatihan Sistem Triase Instalasi Gawat Darurat (IGD) bagi tenaga kesehatan, sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan medis sekaligus menjamin keselamatan pasien secara berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Azis B, Sp.PK., M.H., secara daring melalui Zoom Meeting.

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan gerbang depan rumah sakit dengan risiko tinggi yang menuntut penanganan cepat dan akurat, sesuai prinsip time saving is life and limb saving. Untuk mengatasi tantangan harian seperti lonjakan pasien (overcrowding) serta variasi tingkat kegawatan, diperlukan penerapan sistem penapisan awal berbasis bukti ilmiah yang terstandar nasional, yakni Emergency Severity Index (ESI). Melalui pelatihan ini, RSUD dr. H. Jusuf SK berkomitmen meningkatkan kompetensi dokter dan perawat IGD, dengan difasilitasi oleh tim pakar dari Rumah Sakit Pusat (RSP) Fatmawati Jakarta.

Pelatihan ini mengacu pada sejumlah landasan hukum, di antaranya Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan, Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 4 Tahun 2018, standar akreditasi STARKES AKP 1.1, serta standar internasional JCI ACC 1.

Pelatihan ini diikuti oleh 4 dokter umum dan 21 perawat profesional yang bertugas di IGD RSUD dr. H. Jusuf SK. Secara umum, pelatihan bertujuan agar peserta mampu melaksanakan proses triase IGD sesuai standar nasional secara cepat, tepat, akurat, dan akuntabel, dengan kompetensi khusus mencakup pemahaman konsep dasar dan aspek etik triase, tatalaksana pasien kritis secara sistematis (resusitasi dan prioritas), penataan fasilitas serta alur ruang triase, prosedur skrining penyakit menular dan dekontaminasi, hingga kemampuan melakukan asesmen triase cepat (kurang dari 5 menit) sampai asesmen komprehensif dan penentuan level ESI 1-5.

READ  Studi Tiru ke PT. BPR Jombang, Bupati : Inovasi dan Kualitas Pelayanan Kunci Utama Menangkan Persaingan

Peserta juga akan dibekali kemampuan menerapkan dokumentasi rekam medis triase baku, serta manajemen eskalasi triase dalam kondisi bencana massal menggunakan metode SALT (Sort, Assess, Lifesaving Interventions, Treatment/Transport).

Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning, menggabungkan pembelajaran daring dan luring, dengan total beban studi 33 Jam Pembelajaran (JPL). Tahap daring dilaksanakan pada 16-17 September 2026 melalui Zoom Meeting/LMS, dengan fokus penguatan wawasan teori dasar, etika, resusitasi, kriteria ESI, serta penugasan mandiri dan studi kasus.

Tahap selanjutnya, yakni tahap luring, akan dilaksanakan pada 19-20 September 2026, bertempat di Hall B RSUD dr. H. Jusuf SK, dengan fokus penuh pada penugasan praktis, simulasi skill lab, role play, Table Top Exercise (TTX), serta evaluasi komprehensif.

Kurikulum pelatihan terbagi dalam tiga kelompok materi, yaitu Materi Dasar (konsep dasar dan aspek etik triase), Materi Inti (tatalaksana pasien kritis, persiapan ruang triase, penerimaan pasien, asesmen dan penentuan level triase, dokumentasi, hingga eskalasi triase dalam kondisi bencana), serta Materi Penunjang berupa Building Learning Commitment (BLC), Anti Korupsi, dan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

Pelatihan ini menghadirkan sembilan narasumber, terdiri dari delapan tim pakar/instruktur triase dari RSP Fatmawati Jakarta, yaitu Ns. Aat Djanatunisah, M.Kep., Sp.Kep.MB; Ns. Khairul Nasri, S.Kep., M.Kep; Ns. Welas Riyanto, M.Kep., Sp.Kep.MB; Ns. Nugrah Novendi, M.Kep; Ns. Lena Yulianti, S.Kep., M.Kep; Ns. Ating Udkhiyani, S.Kep; Ns. Dian Karya Mahardhika, S.Kep; dan Ns. Hermalena, S.Kep, serta satu narasumber internal RSUD dr. H. Jusuf SK, Ns. Nurlela, SKM., S.Kep. Kegiatan ini juga didampingi oleh satu orang Master of Training (MOT) dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Mustaqim Hariyadi, SKM., MPH.

Untuk memastikan kompetensi peserta benar-benar terasah, evaluasi hasil belajar dilakukan melalui pre-test dan post-test, penilaian penugasan dan skill lab, hingga simulasi komprehensif berupa ujian praktik terpadu penanganan kasus triase cepat ESI dan eskalasi triase bencana metode SALT.

READ  Polres Nunukan Gerebek Judi Ayam Online, Taruhannya Bikin Ngeri

Peserta berhak memperoleh Sertifikat Pelatihan Sistem Triase Instalasi Gawat Darurat dari RSUD dr. H. Jusuf SK apabila memenuhi tiga kriteria kelulusan, yaitu nilai post-test di atas 80 persen, nilai evaluasi praktik simulasi komprehensif di atas 80 persen berdasarkan penilaian objektif tim pelatih/instruktur, serta tingkat kehadiran 100 persen tanpa terkecuali selama rangkaian kegiatan daring maupun luring.

Melalui pelatihan yang terstruktur dan akuntabel ini, RSUD dr. H. Jusuf SK berharap seluruh tenaga kesehatan IGD dapat mengoptimalkan mutu pelayanan kegawatdaruratan medis, sekaligus menjamin keselamatan pasien secara berkelanjutan di lingkungan rumah sakit.(humas_rsud).

Previous Post

Rakor Penyuluh Pertanian Hari Kedua, Bulungan Perkuat Penyerapan Hasil Panen Bersama BULOG

Next Post

Dorong Kemandirian dan Regenerasi Petani, Bunyu Siapkan Pembentukan P4S

Next Post

Dorong Kemandirian dan Regenerasi Petani, Bunyu Siapkan Pembentukan P4S

Perkuat Dukungan Sarana Produksi, Distan Bulungan Koordinasikan Penyaluran BBM Subsidi untuk Alsintan

Bupati Syarwani Panen Melon di Bunyu, Dorong Petani Milenial Kembangkan Hortikultura

Bupati Syarwani Cek Puskesmas Bunyu, Rp6,94 Miliar Digelontorkan untuk Pengembangan Fasilitas Kesehatan

Bupati Syarwani Cek Pembangunan di Bunyu

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi