• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Be a Handwashing Hero, RSUD dr. H. Jusuf SK Ajak Masyarakat Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun

Be a Handwashing Hero, RSUD dr. H. Jusuf SK Ajak Masyarakat Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun

by BacaFakta.id
23 Oktober 2026
in Kaltara, Nasional
A A
24
VIEWS
PostTweetSendScan

TARAKAN, Bacafakta.id – Setiap 15 Oktober, dunia memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (Global Handwashing Day). Mengusung ajakan “Be a Handwashing Hero”, RSUD dr. H. Jusuf SK mengimbau pasien, pengunjung, dan masyarakat untuk menjadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan sehari-hari.

Tangan dapat membawa kuman dari permukaan benda ke mata, hidung, mulut, makanan, atau orang lain. Dengan mencuci tangan, perpindahan kuman dapat diputus sehingga risiko penularan penyakit, termasuk diare dan infeksi saluran pernapasan, dapat ditekan. Kebiasaan ini sangat penting di rumah sakit, tempat banyak orang membutuhkan perlindungan dari infeksi.

Cuci tangan dengan sabun dilakukan dengan menggosok seluruh permukaan tangan selama 40-60 detik, lalu membilas dengan air mengalir dan mengeringkannya dengan cara yang bersih. Bila tangan tidak tampak kotor dan tersedia handrub berbasis alkohol, seluruh permukaan tangan cukup digosok selama 20-30 detik hingga kering.

Waktu-waktu penting untuk mencuci tangan adalah sebelum makan, setelah menggunakan toilet, saat tangan kotor, setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah mengunjungi orang sakit, serta setelah memegang hewan.

Pasien dan pengunjung diimbau membersihkan tangan sebelum dan sesudah menyentuh pasien atau lingkungan sekitarnya. Hindari menyentuh luka, infus, kateter, atau alat medis tanpa arahan petugas. Bila batuk atau bersin, tutup dengan benar, gunakan masker bila dianjurkan, dan ikuti aturan kunjungan rumah sakit. Bagi tenaga kesehatan, kebersihan tangan mengikuti lima momen standar WHO, yaitu sebelum menyentuh pasien, sebelum tindakan aseptik, setelah terkena cairan tubuh pasien, setelah menyentuh pasien, dan setelah menyentuh lingkungan pasien.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain hanya membasahi tangan tanpa sabun, melewatkan sela jari, ibu jari, ujung jari, dan kuku, membilas terlalu cepat atau mengeringkan dengan kain yang kotor, menyentuh kembali keran atau permukaan kotor (gunakan tisu atau siku untuk mematikan keran), serta menganggap sarung tangan dapat menggantikan cuci tangan. Cuci tangan tetap perlu dilakukan sebelum dan sesudah memakai sarung tangan.

READ  Setujui Warganya Divaksin Usai Sultan Brunei Menjadi Orang Pertama

Melalui peringatan ini, RSUD dr. H. Jusuf SK mengajak semua pihak menjadi pahlawan kebersihan tangan: bersihkan tangan dengan benar, lindungi diri sendiri, serta lindungi keluarga dan pasien. Satu kebiasaan kecil, manfaat besar untuk semua. (humas_rsud)

Previous Post

Dukung Keberlangsungan Layanan Kesehatan, RSUD dr. H. Jusuf SK Ikuti Rapat KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

Next Post

Dorong Produktivitas Petani, Dinas Pertanian Bulungan Salurkan Bibit Kakao Unggul

Next Post

Dorong Produktivitas Petani, Dinas Pertanian Bulungan Salurkan Bibit Kakao Unggul

Dinas Pertanian Bulungan Lakukan Pemetaan Spasial Lahan Pekebun di Desa Pura Sajau

Sukses Sabet Juara 1, Inovasi Program "Bangun Kebun" Bulungan Bakal Replikasi Agrokompleks di 12 Desa

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi