TANJUNG SELOR, BACAFAKTA.ID — Pemerintah Kabupaten Bulungan mulai memperkuat fondasi sektor peternakan dengan target besar: mewujudkan swasembada daging dan telur pada 2029.
Upaya tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam puncak Bulan Bakti Peternakan Bulungan 2026 yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian Bulungan, Selasa (15/9/2026).
Acara dibuka langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah bantuan peralatan dan sarana produksi kepada kelompok tani serta organisasi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Kristiyanto, mengatakan Bulan Bakti Peternakan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Rangkaian agenda tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas peternak sekaligus memperkuat ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir.
“Bulan Bakti Peternakan ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para peternak sekaligus meningkatkan kapasitas dan produktivitas peternakan di Bulungan,” ujar Kristiyanto.
Menurut dia, perkembangan sektor peternakan menunjukkan tren positif. Cakupan produksi daging yang pada 2024 baru berada di kisaran 10 persen, kini meningkat menjadi sekitar 20 persen.
Sementara itu, produksi ayam pedaging yang pada 2024 berada di kisaran 12 persen, disebut telah meningkat signifikan dan pada 2026 mencapai sekitar 45 persen dengan dukungan berbagai program dan bantuan pemerintah.
“Harapannya, pada 2029 Bulungan sudah mampu mencapai swasembada daging, demikian juga telur,” kata Kristiyanto.
Delapan Agenda Sepanjang September
Bulan Bakti Peternakan Bulungan 2026 tidak hanya dipusatkan pada acara puncak. Sejumlah kegiatan telah dan akan dilaksanakan sepanjang Agustus hingga September.
Rangkaian tersebut diawali Pelatihan Juru Sembelih Halal pada 30–31 Agustus 2026 untuk mendorong produk hewan yang halal, aman, dan berkualitas.
Pada 31 Agustus, Dinas Pertanian juga menggelar Bakti Kesehatan Hewan berupa vaksinasi, dengan semangat menjaga kesehatan ternak sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.
Kemudian pada 6 September digelar Lomba Mewarnai Bidang Peternakan sebagai sarana mengenalkan dunia peternakan kepada anak-anak sejak dini.
Pada 9 September, pemerintah menyerahkan bantuan bibit ternak sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas peternakan.
Setelah puncak kegiatan pada 15 September, agenda dilanjutkan dengan Pelatihan Budidaya Ternak pada 16 September, Peternakan Go to Campus pada 21 September, serta Orientasi Hygiene Sanitasi Pelaku Usaha Produk Asal Hewan pada 22 September.

Kristiyanto mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Bantuan Menyasar Kelompok Tani hingga PKK
Dalam puncak Bulan Bakti Peternakan, sejumlah bantuan juga diserahkan kepada penerima manfaat.
TP PKK Kelurahan Tanjung Selor Timur menerima bantuan 300 ekor pullet ayam KUB. Bantuan serupa diberikan kepada TP PKK Desa Jelarai sebanyak 300 ekor pullet ayam KUB.
Sementara itu, Poktan Sei Banjang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, menerima dua unit kultivator.
Bantuan berikutnya diberikan kepada Gapoktan Sepunggur Makmur Abadi, Desa Sepunggur, Tanjung Selor Timur, berupa 26 unit mesin potong rumput. Adapun Poktan Bina Kayan, Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, menerima empat unit corn planter.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong penggunaan teknologi dan peralatan yang dapat meningkatkan efisiensi kerja petani dan peternak.
Bagi Bulungan, target swasembada 2029 bukan sekadar angka. Peningkatan produksi, kesehatan ternak, kapasitas sumber daya manusia, hingga dukungan sarana produksi menjadi mata rantai yang harus bergerak bersama.
Bulan Bakti Peternakan 2026 pun menjadi salah satu momentum untuk memastikan mata rantai itu tidak berjalan sendiri-sendiri—melainkan menuju satu tujuan: peternakan Bulungan yang semakin produktif, mandiri, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah. (adv/jo).

Discussion about this post