• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Tinjau Lokasi KBM, Zainal Paliwang Masuk ke Lumpur

Tinjau Lokasi KBM, Zainal Paliwang Masuk ke Lumpur

by
22 Mei 2021
in Kaltara
A A
Zainal ingin memastikan kelayakan lahan area KBM tersebut. (Ist)

Zainal ingin memastikan kelayakan lahan area KBM tersebut. (Ist)

11
SHARES
73
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang meninjau lokasi Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor pada Jumat (21/5) dan menilai lokasi itu tidak layak.

Alasan Gubernur Kaltara ini karena lokasi tersebut merupakan hamparan lahan gambut dan rawa dengan kedalaman lumpur bisa mencapai dua meter.

Zainal menyatakan jika pembangunan tetap dilanjutkan akan menguras dana APBN hingga ratusan miliar rupiah hanya untuk penimbunan atau pematangan lahan semata.

Dia akui keberadaan KBM Tanjung Selor tersebut telah didukung oleh Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2018 yang berlaku sejak 31 Oktober 2018 hingga 31 Oktober 2023.

Zainal mengatakan lokasi KBM Tanjung Selor untuk persiapan ibu kota Provinsi Kaltara ini telah dibangun persiapan akses jalan yang sedang dilakukan penimbunan.

Hanya saja, kata dia, masih mempertimbangkan melanjutkan pembangunan megaproyek APBN tersebut karena segera dilaporkan kepada Presiden Jokowi.

“Tapi setelah melihat langsung lokasi KBM yang direncanakan itu, ternyata penuh dengan gambut dan rawa. Artinya lokasi ini belum bisa digunakan untuk pembangunan meski sudah ditimbun,” kata Gubernur Kaltara ini, Sabtu (22/5).

Peninjauan langsung yang dilakukan, Zainal ungkapkan hanya ingin memastikan kelayakan lahan area KBM tersebut.

“Jika penimbunan ini tetap dilakukan sangat banyak uang negara yang habis terbuang percuma. Karena itu, sidak ini saya lakukan untuk mengetahui langsung kondisi yang ada di lapangan. Kalau mau coba melakukan pembangunan silahkan, tapi buang dulu semua lumpur dan airnya yang mencapai 2 meter itu,” kata Zainal.

Pada saat itu, Gubernur Kaltara berkesempatan turun ke rawa dengan kedalaman lumpur yang diperkirakan mencapai dada orang dewasa. Akibatnya pakaian yang dikenakan berlumuran lumpur dan kotoran.

“Jika semua (lahan) itu dilakukan penimbunan, bisa dibayangkan berapa banyak gunung di Bulungan ini dipangkas,” katanya.

READ  Arak-arakan Kalpataru Hingga Tanam Pohon Endemik Akhiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024

Kalau dilihat secara logika harus menunggu sampai lahan itu kering dan matang. “Selama menunggu proses itu, 1 atau 2 tahun ke depan timbunannya akan turun kembali,” kata dia. (Antara)

Previous Post

Kabupaten Lumajang Terparah Gempa Jatim, BPBD Jatim Salurkan Bantuan

Next Post

Sebentar Lagi Bulungan Menjadi Kawasan Khusus Ibu Kota Provinsi

Next Post
Pemprov Kaltara bersama Pemkab Bulungan mengadakan rapat. (Ist)

Sebentar Lagi Bulungan Menjadi Kawasan Khusus Ibu Kota Provinsi

Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan SK pensiun kepada 20 Pegawai Negeri Sipil

Syarwani Sebut Purna Tugas PNS Bukan Akhir Pengabdian

Kabupaten Padeglang, Banten Diguncang Gempa Magnitudo (M)5,4

Wempi W Mawa. (Ist)

Zainal Undang Tokoh Sejarah Kaltara, Wempi Justru Ceritakan Ini

barang bukti judi sabung ayam di Desa Panca Agung. (MUH)

Oknum PNS DPRD Bulungan Banting Setir Jadi Pemain Judi Sabung Ayam

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi