• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Tingkatkan Imunisasi Melalui IPV2 Menuju Bebas Polio 2026

Tingkatkan Imunisasi Melalui IPV2 Menuju Bebas Polio 2026

by BacaFakta.id
6 Agustus 2024
in Kaltara
A A
WORKSHOP : Kepala Dinkes Kaltara, Usman workshop penyebaran informasi Inactivated Poliovirus Vaccine dosis kedua (IPV2) yang diperuntukkan untuk jurnalis dan lintas sektor tingkat provinsi, Senin (5/8).

WORKSHOP : Kepala Dinkes Kaltara, Usman workshop penyebaran informasi Inactivated Poliovirus Vaccine dosis kedua (IPV2) yang diperuntukkan untuk jurnalis dan lintas sektor tingkat provinsi, Senin (5/8).

59
VIEWS
PostTweetSendScan

TANJUNG SELOR, edukata.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara menggelar workshop penyebaran informasi Inactivated Poliovirus Vaccine dosis kedua (IPV2) yang diperuntukkan untuk jurnalis dan lintas sektor tingkat provinsi, Senin (5/8)

Kepala Dinkes Usman, SKM, M.Kes mengatakan dalam sambuatnnya, pertemuan ini bertujuan menjalin kemitraan bersama para jurnalis, media, dan lintas sektor guna perluasan informasi mengenai informasi dan manfaat imunisasi IVP2.

“Kita sampaikan untuk mendapatkan dukungan agar masyarakat mau membawa anaknya ke posyandu atau ke tempat pelayanan imunisasi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan eradikasi polio atau bebas polio pada tahun 2026. Langkah-langkah yang telah dilakukan untuk mencapai tujuan ini melalui kampanye imunisasi, penggantian vaksin dari Trivalent Oral Polio (TOP) menjadi Bivalent Oral Polio (BOP), dan di tahun 2024 ini akan dilaksanakan pekan imunisasi nasional polio menggunakan vaksin Novel Oral Polio (NOP).

“Negara kita itu beresiko terkena polio dan ada beberapa provinsi yang ditemukan kasus polio. Untuk mengantisapasi itu di lakukanlah pekan imuniasasi Novel Oral Polio tersebut,” ungkapnya.

“Untuk di Kaltara sendiri, belum ada kasus polio,”sambungnya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan rekomendasi SAGE WHO, Indonesia menyetujui dilaksanakan imunisasi IPV2 pada imunisasi rutin. “Jadwal IPV yang dianjurkan pada imunisasi rutin adalah usia 4 bulan. Untuk IPV dosis pertama diberikan bersamaan dengan vaksin DPT-HB-HIB3 dan OPV4. Sedangkan pemberian IPV2 diberikan pada usia 9 bulan bersamaan dengan imunisasi campak-rubela,” terangnya.

Untuk taregtnya, ia menargetkan minimal 95 persen anak di Kaltara sudah mendapatkan imuniasasi di usia 0-7 tahun. “Walaupun di lapanagn kita ada kendala, tp kita melakukan upaya jemput bola,” pungkasnya. (edu)

Previous Post

Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kalimantan Utara

Next Post

Gubernur Bawa Duplikat Bendera Pusaka ke Kaltara

Next Post
PENYERAHAN : Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum menunjukkan duplikat bendera pusaka yang diterima dari BPIP di Balai Samudera, Jakarta Utara, Senin (5/8).

Gubernur Bawa Duplikat Bendera Pusaka ke Kaltara

PERESMIAN : Wagub Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si menghadiri peringatan Dies Natalies ke-4 ITKK di Sekadau, Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur Kaltara Hadiri Peresmian Gedung Baru ITKK dan Dies Natalis ke-4

ABADIKAN MOMEN : Gubernur Kaltara, DR. (H.C) H. Zainal A Paliwang, M.Hum, mengabadikan momen foto bersama usai penandatangan kesepakatan bersama perwakilan pimpinan daerah Wilayah Kalimantan, Selasa (6/8/2024).

Gubernur Teken Kesepakatan Bersama Penanggulangan Bencana di Wilayah Kalimantan

NARASUMBER : Wagub Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si menjadi narasumber dalam peresmian ITKK yang digelar, Senin (5/8) lalu.

Wagub Ajak Masyarakat Hadapi Tantangan Global di Era Keterbukaan

PELETAKAN BATU PERTAMA : Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum meletakan batu pertama revitalisasi Kesiltanan Bulungan Maulana Muhammad Djalaluddin di Komplek Kesultanan Bulungan, Tanjung Palas, Rabu (7/8).

Ikuti Peletakan Batu Pertama, Gubernur Berharap Revitalisasi Kesultanan Bulungan Jadi Ikon Kebanggaan Masyarakat

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi