• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Terdampak PLTA: Dua Desa Ditenggelamkan, Wakil Bupati Bulungan Ingatkan Ini

Terdampak PLTA: Dua Desa Ditenggelamkan, Wakil Bupati Bulungan Ingatkan Ini

by BacaFakta.id
11 Desember 2023
in Kaltara
A A
12
SHARES
79
VIEWS
PostTweetSendScan

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Bulungan berdampak pada dua desa, Long Pelban dan Long Lejuh, yang direncanakan akan direlokasi ke kawasan baru.

Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala mengatakan, sebelumnya masyarakat desa yang terkena dampak itu sempat menolak rencana relokasi. Setelah adanya pemahaman mereka akhirnya mulai memahami dan menerima rencana tersebut.

“Pemda Bulungan mendorong perusahaan untuk menyediakan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di kawasan baru tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan warga yang akan direlokasi di lokasi baru,” kata Ingkong Ala, Minggu (10/12).

Pemda Bulungan menegaskan tidak akan merelokasi warga sebelum fasum dan fasos tersebut selesai dibangun. Bahkan, sebagai bentuk persiapan, pemerintah sudah memfasilitasi untuk penyesuaian tata ruang terkait rencana relokasi tersebut.

“Keputusan untuk merealisasikan proyek pembangunan PLTA sungai Kayan dapat menjadi sangat strategis untuk kemajuan pembangunan PLTA,” ungkapnya.

Namun, pemerintah harus memastikan kepentingan masyarakat yang terdampak tidak terganggu. Karena itu, Pemda Bulungan berkomitmen untuk tidak melakukan relokasi selama belum ada kebijakan dari perusahaan untuk membangun fasum dan fasos.

“Jadi, penting bagi pemerintah untuk menjaga kesejahteraan masyarakatnya dan menemukan solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat saat rencana pembangunan dilakukan,” bebernya.

Dengan cara ini, pembangunan dapat dilakukan dengan lancar dan aman dalam jangka panjang tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai warga dipindahkan muncul masalah baru. Jadi, perusahaan harus memikirkan kesejahteraan warga yang terdampak,” pungkasnya. (edu)

Previous Post

Mudahkan Mobilitas Petani, Bulungan Terus Kebut Jalan Usaha Tani

Next Post

Pemkab Bulungan Siapkan Rp 20 Miliar, Tuntaskan Peningkatan Jalan Tanjung Palas – Salimbatu

Next Post

Pemkab Bulungan Siapkan Rp 20 Miliar, Tuntaskan Peningkatan Jalan Tanjung Palas – Salimbatu

Desa Salimbatu Kini Miliki TPS3R, Masyarakat Dapat Memilah Sampah Organik dan Anorganik

Pabrik Minyak Sawit 60 Ton per Jam Mulai Beroperasi

Pengurus Daerah FKWT dan FKPT Bulungan Dikukuhkan. cara ini berlangsung di Hotel Luminor Tanjung Selor, Minggu (17/12/2023).

Pengurus Daerah FKWT dan FKPT Bulungan Dikukuhkan

Kepala Teknik Tambang PT PKN Yonie Utomo menyampaikan sambutan pada Konsultasi Publik RI-PPM. (IST)

Konsultasi Publik untuk Program Pemberdayaan yang Tepat Sasaran

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi