• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Tempat Wisata Dibuka, Mudik Dilarang

Tempat Wisata Dibuka, Mudik Dilarang

by
9 April 2021
in Kaltara
A A
52
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah konsisten terhadap kebijakan yang diambil terkait pengendalian mobilitas warga untuk mencegah penyebaran COVID-19 menyusul adanya kebijakan larangan mudik untuk Lebaran 2021 pada 6-17 Mei mendatang.

“Masyarakat pun masih bertanya-tanya mengapa mudik dilarang tetapi tempat wisata diizinkan buka meski tetap ada pembatasan, ” kata Puan melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Menurut wanita berdarah Minangkabau ini, pemerintah harus konsistensi penerapan kebijakan di lapangan untuk mencapai hasil seperti yang diharapkan. Larangan aktivitas mudik harus adil dan konsisten.

Sebelum memutuskan melarang aktivitas mudik, pemerintah sudah beberapa kali memberikan imbauan atau larangan untuk bepergian saat libur panjang. Namun faktanya, tetap ada peningkatan mobilitas warga pada beberapa hari libur panjang yang lalu.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, mengatasi penyebaran COVID-19 sekaligus menjaga geliat perekonomian memang tidak mudah. Pelarangan mudik bisa mencegah penyebaran Covid-19, tapi mengurangi putaran perekonomian dari pusat ke daerah.

Karena itu, Puan meminta pemerintah memanfaatkan waktu untuk mematangkan kebijakan terkait mudik, ibadah di bulan Ramadan, dan tempat wisata, agar pencegahan penyebaran COVID-19 dan menjaga perekonomian dapat berjalan adil serta efektif. Menurutnya tak bolah ada lagi kebijakan yang membingungkan masyarakat.

“Siapkan mekanismenya, sumber daya manusianya, supaya penerapan dan pengawasan di lapangan konsisten.  Jangan sampai masyarakat yang sudah berkorban tidak mudik, sudah mengikuti aturan, justru kecewa karena orang lain melanggar tapi tidak ditindak karena belum ada payung hukumnya, ” ujar wakil rakyat dari daerah Jawa Tengah V tersebut.

Hal lain yang perlu dilakukan, kata Puan, adalah sosialisasi yang massif dan efektif supaya masyarakat mau bersama-sama berkorban menunda mudik demi mencegah penyebaran COVID-19.  “Mari kita mawas diri, bersabar menahan kerinduan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, demi kebaikan kita bersama, ” ujar Puan.|| Laporan Biro Jakarta : BS ||

Tags: ketua dprMudik Dilarangpdippuan cawaprespuan maharanipuan orang minangTempat Wisata Dibuka
Previous Post

Lokasi Rapid Test Antigen Rp95 Ribu Lion Air di Tarakan

Next Post

Kemenag Siapkan Gunung KNPI Tanjung Selor Lokasi Lihat Hilal Ramadan

Next Post
Posisi Hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat/Net

Kemenag Siapkan Gunung KNPI Tanjung Selor Lokasi Lihat Hilal Ramadan

Emil Salim, Ikut Ikutan Kritik Anies. Dihajar Nitizen...

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko/Net

Moeldoko Gerah Ditanya Soal Demokrat: Ini Kantor Kepresidenan!

Banjir Kiriman Ganggu Aktivitas Warga Tanjung Selor

Serangan Senyap Virus ASF Bisa Punahkan Populasi Babi di Kaltara

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi