JAKARTA, Bacafakta.id – Komitmen membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas ditegaskan Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si. di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Antikorupsi bersama seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Kalimantan Utara, Rabu (16/7) pagi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Dalam forum tersebut, Bupati Syarwani menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang erat antara eksekutif dan legislatif di daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik dan bebas dari praktik korupsi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KPK yang terus memberikan arahan dan supervisi. Ini sangat penting agar penyelenggaraan pemerintahan di daerah berjalan optimal dan sesuai koridor hukum,” ujarnya di hadapan jajaran KPK.
Rakor tersebut dibuka langsung oleh Plt Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Agung Yudha Wibowo, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk mencegah korupsi sejak tahap perencanaan program hingga pelaksanaan.
Menurut Syarwani, kehadiran dan pendampingan KPK kepada pemerintah daerah merupakan bentuk nyata kemitraan strategis dalam memperkuat integritas penyelenggara negara di level lokal.
“Pemda Bulungan bersama DPRD berkomitmen membangun sinergi dalam penguatan tata kelola. Seluruh program pembangunan harus benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan terbebas dari praktik yang merugikan negara,” tegasnya.
Langkah tegas ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bulungan mendukung sepenuhnya upaya pemberantasan korupsi dan membangun budaya pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.(kls).






Discussion about this post