SALIMBATU, Bacafakta.id – Bupati Bulungan Syawani.,S.Pd.,M.Si meninjau langsung progres pembangunan Taman Desa Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Minggu (7/12/25).
Penataan taman ini merupakan salah satu program pembangunan fasilitas publik di Desa Salimbatu dengan nilai kegiatan Rp 919.055.431,35, berdasarkan data teknis, taman yang dibangun memiliki luas 49 x 17,5 meter atau 1.382,5 meter persegi.
Bupati Syarwani didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bulungan Adriani, Kepala Desa Salimbatu, tokoh masyarakat serta jajaran terkait menjelaskan.

Konsep taman tersebut dirancang sebagai taman terbuka hijau sekaligus ruang berkumpul masyarakat, yang diharapkan dapat menjadi titik aktivitas sosial, rekreasi keluarga, serta sarana interaksi masyarakat.
Dirinya menegaskan, kehadiran ruang publik yang berkualitas dan nyaman merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah untuk mendukung kehidupan sosial masyarakat di desa.
“Taman bukan hanya ruang hijau, tapi ruang kehidupan sosial. Pemerintah terus menghadirkan fasilitas publik yang mendorong kebersamaan, interaksi positif, dan lingkungan desa yang nyaman untuk keluarga,” ujar Bupati Bulungan saat peninjauan.
Bupati juga meminta agar proses pengerjaan dilakukan tepat waktu, tepat mutu, dan transparan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Salimbatu.
Pemerintah daerah berharap kehadiran taman ini dapat menjadi ikon baru desa sekaligus menunjang peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam menentukan nama taman, demi mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.
”Untuk nama taman, masih kita diskusikan dengan warga masyarakat yang ada di Desa Salimbatu. Saya sudah minta untuk diskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat kita yang ada di Salimbatu menentukan nama yang bisa mengangkat kearifan lokal,” ujar Syarwani.
Mengenai progres pembangunan, Bupati mengungkapkan optimis jika proyek ini akan selesai sesuai target karena saat ini progres fisik lebih dari 80 persen.
”Kalau kita melihat hari ini, secara fisik sudah lebih dari 80 persen kita optimis pekerjaan ini tuntas sesaui target,” pungkasnya(idh). (DKIP_Bulungan)






Discussion about this post