• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Sungai Malinau Jernih Lagi, Zainal Paliwang Bantah Membiarkan

Sungai Malinau Jernih Lagi, Zainal Paliwang Bantah Membiarkan

by
11 April 2021
in Kaltara
A A
Zainal Arifin Paliwang/Net

Zainal Arifin Paliwang/Net

57
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) sudah menangani air sungai yang sempat tercemar di Malinau kini sudah mulai jernih, hal tersebut sesuai dengan permintaan Pemkab Malinau terhadap perusahaan.

“Rona awal sungai sudah mulai tumbuh kembali. Hal itu berbeda dengan hari pertama pencemaran sungai setelah jebolnya tanggul penampungan limbah,” kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara), Obed Daniel, Minggu (11/4). dikutip dari Antara.

Permintaan pencabutan izin perusahaan tidak serta-merta mudah dilakukan. Karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat. Jika tadi tidak adanya sanksi administratif terhadap perusahaan oleh pemerintah daerah, maka penanganannya diambil alih pemerintah pusat.

Dia menjelaskan bahwa dengan sudah ada sanksi administratif yang dikeluarkan pemerintah daerah. Enam poin yang ditekankan, sudah dijalankan dengan baik oleh pihak perusahaan.

Setelah dikeluarkannya sanksi administratif itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap perusahaan lantaran sudah melakukan berbagai hal dengan cepat untuk melakukan pemulihan.

“Mengenai adanya ikan yang mati setelah jebolnya tanggul dikarenakan volume lumpur yang tinggi, sehingga insang ikan dipenuhi lumpur dan sulit untuk bernafas,” kata Obed.

Dia mengatakan hal ini perlu diluruskan sebab kematian ikan bukan dikarenakan limbah B3, yang awalnya diduga dari matinya ikan di sungai Malinau.

“Itu tidak benar (limbah B3) karena adanya konsentrat air yang keluar dari tanggul ke sungai,” imbuhnya.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, Tim Investigasi yang dibentuk setelah jebolnya tanggul penampungan limbah PT KPUC sudah bekerja. Begitu juga dengan DLH Kaltara yang langsung melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pencemaran lingkungan.

“Jadi sebenarnya bukan kita membiarkan, sejak awal sudah ada tim yang dibentuk khusus untuk menangani pencemaran dan mencari tahu jebolnya tanggul itu. Pemprov Kaltara terus melakukan pengawasan, yaitu dari DLH Kaltara,” kata Zainal.

READ  Sekprov Resmikan Kantor Mandiri Utama Finance, Harapkan Positif Dalam Mendukung Perekonomian Daerah

Mengenai air sungai Malinau yang sempat tercemar, menurutnya saat ini sudah kembali normal. Hal itu tak terlepas dari sanksi paksaan yang diberikan Pemkab Malinau, yang dijalankan dengan serius oleh PT KPUC.

“Sekarang kan sudah tidak tercemar lagi, saya kebetulan ada agenda tabur benih ikan di sungai Malinau April ini. Mudah-mudahan dengan bibit ikan yang kita lepaskan di sungai, jadi makin banyak lagi ikannya,” kata Gubernur.

Ia juga memberikan apresiasi penanganan cepat atas jebolnya tanggul PT KPUC, hingga saat ini pemulihan masih terus dilakukan perusahaan yang didampingi langsung oleh tim dan DLH Kaltara.

Tags: Zainal Arifin Paliwang
Previous Post

Corona Menggila, Perawat Puskesmas Banjarmasin Meninggal Dunia

Next Post

Wahai Pak Zainal Paliwang, Dengarkanlah Keluhan Nelayan Tudai Ini

Next Post
Anwar Tasidi

Wahai Pak Zainal Paliwang, Dengarkanlah Keluhan Nelayan Tudai Ini

Situasi Persiapan PON Papua/Net

Sulawesi Selatan dan Riau Lawan Berat Takraw Kaltara di PON Papua

Muhammadiyah: Pasien Corona dan Nakes Tak Diwajibkan Puasa

KPK memanggil Direktur PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Nenie Afwani sebagai saksi untuk tersangka pemilik PT BLEM Samin Tan (SMT)

Kasus Korupsi, KPK Panggil Bos PT Borneo Lumbung Energi dan Metal

Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes/Net

Wali Kota Tarakan Bikin Edaran Salat Tarawih Berjamaah Efektif 8 Rakaat

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi