edukata.id – Salah satu satuan pendidikan swasta vokasi, SMK Pelaju di Kecamatan Sembakung, Nunukan, untuk kali pertama telah meluluskan anak didiknya. Dalam agenda syukuran dan perpisahan pelajar, Selasa (23/5/2023), Ketua Yayasan Pendidikan Ulun Pagun Pelaju H Suharman optimis sekolah tersebut bisa berkembang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing ke depan.
“Mudah-mudahan bisa dibangun bangunan SMK di masa akan datang di atas lahan seluas 10 hektare yang kami hibahkan,” ujarnya.
Sekolah swasta di bawah naungan yayasannya itu, diharapkan bisa mencetak generasi yang ahli di bidang perkebunan. Pasalnya, SMK Pelaju merupakan sekolah vokasi yang berbasis perkebunan sawit.
Keberadaan satuan pendidikan tersebut, mendapat dukungan banyak pihak. Salah satunya Asnawi Arbain, yang merupakan tokoh masyarakat di Sembakung. Dia mengatakan, bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang.
“Kalau mau hasil tiga bulan tanam padi. Kalau mau hasil lima tahun kita tanam pohon buah. Tapi kalau mau investasi seumur hidup sampai anak cucu, maka bangunlah lembaga pendidikan,” jelas Asnawi.
Sekolah vokasi yang menyediakan pembelajaran fokus di bidang perkebunan itu, disebut sebagai masa depan pengelolaan perkebunan dan pertanian. Terlebih di wilayah tersebut, banyak perkebunan kelapa sawit yang beroperasi.
“Keberadaan sekolah ini juga kita harapkan center of excellence bagi pengembangan pertanian di kawasan Sembakung. Jadi semacam pusat penelitian yang mampu membangkitkan gairah berkebun,” terangnya.
“Karena sekolah ini berada di lokasi lahan gambut yang basah. Jadi memang untuk mengolah tanah itu dibutuhkan pekerjaan yang ekstra dan ilmu yang ekstra juga dibidang pertanian. Sehingga keberadaan sekolah ini mampu membantu masyarakat dalam mengelola pertanian yang lebih modern ke depan,” sambung pria yang pernah menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kaltara tersebut
Pihak pemerintah turut menyambut gembira adanya satuan pendidikan di wilayah itu. Seperti dikatakan Kepala Bidang Pendidikan SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara Hairul Anwar, bahwa pihaknya berharap SMK Pelaju bisa melahirkan tenaga-tenaga yang punya keahlian di bidang pertanian dan perkebunan ke depan.
“Dan tentu saja bisa terserap di beberapa perusahaan sawit di sekitar Kecamatan Sembakung,” katanya.
Terutama di Desa Pelaju, diketahui ada setidaknya tiga perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah itu. Kemudian beberapa perusahaan lain di Kecamatan Sembakung, Nunukan, termasuk ke depan bisa terserap di wilayah kabupaten tetangga seperti Tana Tidung.
“Pemprov juga sangat menyambut baik dengan adanya sekolah ini sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap peningkatan SDM di Kaltara” tambahnya.
Pemerintah desa setempat juga ikut mendukung pengembangan sekolah tersebut. Kepala Desa Pelaju Syahrial merasa bangga dan berharap SMK Pelaju akan menjadi ikon di desanya.
“Kami merasa bangga karena sekolah ini akan jadi ikon Desa Pelaju di masa akan datang dan menjadi daya tarik pelajar dari seluruh wilayah terutama terdekat Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan,” harap kades.
Adapun dari sisi distribusi pelajar ke dunia kerja, salah satu pihak perusahaan yang hadir dalam agenda syukuran itu berkomitmen ikut mendukung. Manajer Site Area PT Kartika Nugraha Sakti, Norman mengaku siap bermitra dengan SMK Pelaju.
“Kami siap bermitra membantu siswa dalam praktik maupun dalam pengajaran atau magang. Semua fasilitas perusahaan kami akan dukung atas keberadaan SMK ini. Kami harapkan bisa membantu kami dalam pengadaan tenaga-tenaga yang bersifat skil dan ahli di bidangnya. Kami harapkan kerja sama itu nanti bisa bersifat simbiosis mutualisme,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Pelaju Joko Supyanto berharap dukungan dan arahan dari pemprov lewat Disdikbud Kaltara. Khususnya perihal proses belajar mengajar hingga administrasi.
“Kami harapkan bimbingan Disdikbud Kaltara agar segala macam yang terkait dengan urusan kedinasan dapat dibimbing dan dibantu,” pintanya. (edu)






Discussion about this post