BULUNGAN, Bacafakta.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam memperkuat ketahanan pangan terus berjalan. Melalui Program Optimalisasi Lahan dan Pengembangan Kawasan Mina Padi di Desa Salimbatu, Dinas Pertanian Bulungan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal salah satu Proyek Strategis Daerah (PSD) yang diyakini akan menjadi model integrasi pertanian dan perikanan berkelanjutan.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, tim Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan pendampingan, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Kristiyanto, S.P., M.T., didampingi Ketua Tim Pendampingan dari Kejaksaan Negeri Bulungan, Ryan Asprimagama, S.H., serta konsultan pengawasan proyek.
“Kami ingin memastikan proyek strategis ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama petani dan pembudidaya ikan di sekitar kawasan,” ujar Kristiyanto di sela kegiatan.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Bulungan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi program pemerintah daerah agar setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Pendampingan ini adalah bentuk sinergi antara penegak hukum dan pemerintah daerah, agar program berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Ryan Asprimagama.
Kembali di paparkan Kristiyanto Hingga akhir Oktober 2025, progres fisik proyek Mina Padi di Salimbatu telah mencapai 82 persen.
” ya, capaian ini menunjukkan langkah nyata menuju terbentuknya kawasan sentra pangan terpadu di Bulungan yang tidak hanya meningkatkan produksi beras dan ikan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
Dikatakan Kadis Pertanian Bulungan, dengan semangat kolaborasi dan pengawasan yang ketat, Dinas Pertanian Bulungan optimistis program ini akan menjadi ikon ketahanan pangan daerah.
“Semoga ini, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pertanian terpadu di wilayah Kalimantan Utara,”tuturnya.(idh).






Discussion about this post