• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Sinergi Membangun Kawasan Integrasi Kakao di Desa Sajau

Sinergi Membangun Kawasan Integrasi Kakao di Desa Sajau

by BacaFakta.id
22 November 2023
in Kaltara
A A
Panen bersama kakao di salah satu kebun milik petani Desa Sajau dampingan PT PKN.

Panen bersama kakao di salah satu kebun milik petani Desa Sajau dampingan PT PKN.

29
SHARES
192
VIEWS
PostTweetSendScan

edukata.id – Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah satu desa yang tengah mengembangkan komoditas kakao. Didampingi oleh PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), sejak 2015 dengan konsep demo plot (demplot) pada salah satu kebun milik petani, kini telah berdiri Kawasan Integrasi Kakao (KIK). Tepatnya diresmikan atau di launching pada Rabu (22/11/2023) oleh Bupati Bulungan yang diwakili oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Bulungan Jamal, Direktur Bisnis Development dan Relasi PT PKN Tria Suprajeni, Kasrem 092/Maharajalila Kol Inf Utten Simbolon serta sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten.

Peresmian KIK merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PT PKN ke-26, sekaligus kado bagi masyarakat Desa Sajau. Pasalnya, dimulai pada tahun 2017 perusahaan yang tergabung dalam Energi Nusa Mandiri (ENM) Group itu telah membuat pembibitan dengan kapasitas 6.000 bibit, yang terus berkembang sampai tahun 2022 lalu. 

“Sehingga dengan melihat potensi yang ada. Kami kemudian mencoba untuk membuat satu kawasan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” kata Tria Suprajeni.

Dia meyakini, dengan konsep kolaborasi kawasan integrasi kakao, dapat menjadi laboratorium terbuka. Khususnya bagi tiga perguruan tinggi dan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta 45 petani dampingan di Desa Sajau, termasuk beberapa dari desa-desa lain. 

“Area yang dikelola saat ini mampu menampung 15.000 bibit kakao dari empat jenis varian bibit yang sistemnya akan di distribusikan ke petani-petani. Selain bibit, KIK juga menjadi tempat pendistribusian bahan baku biji berkualitas untuk pembuatan coklat. Biji kakao yang sudah di distribusikan mulai awal tahun 2023 sebanyak 912 kilogram, dan didistribusikan ke pabrik coklat PT Pesona Agri Khatulistiwa yang berada di Tanjung Selor,” jelasnya. 

READ  Peduli Covid 19, Pemuda Sulsel Bagi-bagi Masker Gratis

Untuk diketahui, program KIK termasuk dalam pilar kontribusi sosial dan ekonomi PT PKN. Di mana, sebagai perusahaan yang aktif di Bulungan, pihaknya menyadari bahwa kegiatan kawasan integrasi kakao saat ini masih dalam tahap permulaan. 

“Kami berharap kawasan integrasi kakao ini tidak hanya berkembang di Sajau saja, tapi dapat berdampak ke desa-desa dampingan lainnya. Karena kami sadar potensi desa-desa dengan konsep one village one product akan menjadikan desa tersebut menjadi desa mandiri,” harap Tria. 

Namun demikian, perusahaan juga mengakui keterbatasan yang dimikili. Artinya, perlu sinergi dan kolaborasi banyak pihak, dalam menguatkan pengembangan program KIK tersebut.

“Kami mengajak sama-sama menyukseskan program ini, dengan terus bersinergi membangun kawasan integrasi kakao menjadi kawasan yang bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Menghadiri launching KIK Asisten Pemerintahan dan Kesra Bulungan Jamal, memberikan apresiasi terhadap dukungan perusahaan di bidang perkebunan. Menurutnya, peran PT PKN dalam pengembangan kakao salah satu kontribusi konkret bagi pembangunan daerah.

“Kami sangat mendukung, kontribusi perusahaan dalam hal ini PT PKN. Semoga ini menjadi bagian yang bisa mendukung menggerakkan roda perekonomian daerah, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja,” katanya.

Senada dengan Kasrem 092/Maharajalila Kol Inf Utten Simbolon, di mana dia memberikan pujian bagi PT PKN. Menurutnya, untuk membangun sebuah daerah, tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Melainkan semua pihak, tidak terkecuali perusahaan.

“Kalau semua perusahaan seperti ini, tidak ada masyarakat di daerah yang miskin. Kami apresiasi program PKN, kalau semua perusahaan bisa terintegrasi seperti ini, tentu sangat baik,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang petani bernama Rum Ajang mengaku terbantu atas pendampingan perusahaan. Dia berharap, ke depan PKN terus memberikan pendampingan, khususnya bagi petani baru agar bisa mandiri.

READ  Revitalisasi SDN 012 Tanjung Buka Dimulai Tahun Ini

“Dampingi sampai bisa mandiri. Ke depannya kalau bantuan yang diberikan ini terus dipertahankan kalau perlu ditingkatkan. Ini memberikan kami motivasi untuk terus secara konsisten mengembangkan perkebunan khususnya seperti kakao ini,” ujarnya. (edu)

Previous Post

Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Sebelum 30 November 2023

Next Post

Alokasi Dana Desa Naik Rp114 Miliar Lebih

Next Post

Alokasi Dana Desa Naik Rp114 Miliar Lebih

Bupati Tegaskan Musrenbang Desa Harus Sejalan dengan 15 Program Prioritas

Bupati Buka Ruang Diskusi Seluasnya Perihal Pembangunan

DPRD Kaltara Cup 2023 Sukses Digelar

Albertus: Jangan Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye!

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi