TANJUNG SELOR, KALTARAINFO.COM – Usai menghadiri tanam perdana padi dengan metode hazton di Jalan Tanjung 13, RT 13 Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bupati Bulungan, Syarwani melanjutkan perjalanan ke Kampung Baru, Desa Mangkupadi, Sabtu (26/6) siang.
Selama di Kampung Baru, Syarwani disuguhkan keindahan laut yang dinikmati dari atas Dermaga Kampung Baru. Kenyamanan semakin terasa, lantaran ditemani segelas kopi hitam sembari Bupati berdiskusi santai bersama salah satu warga sekitar, Abdurrahman (55).
Abdurrahman menyampaikan kepada Syarwani bahwa saat ini kondisi Kampung Baru sudah jauh lebih baik. Seperti jaringan listrik yang sudah 24 jam, dan jaringan telekomunikasi yang kini sudah lancar. “Kalau dulu, ingin nelpon atau buka internet kita harus ke ujung Dermaga, baru ada sinyal,” katanya. Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah hal terkait batas wilayah dengan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Syarwani pun merespon baik apa yang telah disampaikan Abdurahman. Terkait dengan batas wilayah, Syarwani memerintahkan agar jajaran terkait di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan untuk segera membahasnya, setibanya di Tanjung Selor.
Tak sekedar berdiskusi santai, Syarwani yang terkenal dengan sosok humble-nya tersebut pun menyempatkan diri untuk menengok salah satu nelayan tradisional Kampung Baru, Darman yang dalam kondisi sakit.
Selain memberikan semangat kepada Darman, Syarwani juga memberikan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari Darman dan keluarga.
Perjalanan di Kampung Baru tak berhenti disitu. Tak jauh dari Dermaga Kampung Baru, Syarwani menghadiri acara peresmian Masjid Darussalam Kampung Baru, Desa Mangkupadi. Peresmian dilakukan oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, Sabtu (26/6) Sore tadi.

Pembangunan masjid tersebut menelan anggaran sebesar Rp 747 juta. Dengan rincian, bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Rp 200 juta dan dari Pemkab Bulungan Rp 100 juta. Sisanya, dari instansi vertikal, donatur serta dari kalangan masyarakat Kampung Baru sendiri.
Walau belum 100 persen, pembangunan Masjid Darussalam diharapkan dapat memberikan kenyaman, kekhusyukan kepada warga Kampung Baru yang ingin menunaikan ibadah salat 5 waktu. (MH/KI)







Discussion about this post