TANJUNG SELOR, edukata.id – Salah satu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) memiliki sejumlah program pengembangan masyarakat. Untuk memaksimalkan program tersebut, perusahaan acap kali melakukan kegiatan yang melibatkan banyak pihak (pentahelix), seperti unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas atau masyarakat dan media.
Harapannya, dengan memberdayakan masyarakat, setiap program berjalan maksimal dan mampu mengembangkan potensi sumber daya lokal. Sehingga ke depan, masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraannya secara mandiri.
Eksternal Relation Manager PT PKN Iwan Suryatno menerangkan, sejauh ini sejumlah program pemberdayaan telah berjalan. Khususnya terhadap beberapa desa dan wilayah kecamatan yang masuk dalam lokasi lingkar operasi perusahaan yang tergabung dalam Energi Nusa Mandiri (ENM) Group itu.
“Seperti yang sering kami sampaikan, bahwa melalui program Comdev (Community Development), kami menjalankan dengan strategi empat pilar. Di antaranya kesehatan dan nutrisi, pendidikan dan pengetahuan, kontribusi sosial dan ekonomi, serta lingkungan dan budaya,” jelasnya, (29/6/2024).
Salah satu kegiatan yang diluncurkan pada akhir pekan kemarin, adalah pembangunan jamban menuju Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Kegiatan yang berpusat di Kecamatan Sekatak, Bulungan, tepatnya di Desa Sekatak Bengara itu, menyasar 36 penerima manfaat. Harapannya, setiap individu dalam komunitas (desa) tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan. Pasalnya pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.
“Ini berkaitan dengan pilar kesehatan dan nutrisi, yang kita fokus pada penuntasan ODF di Desa Sekatak Bengara. Ini bagian dari indikator program sehat. Kaitannya juga dengan pendidikan, tentu pendidikan yang bagus, maka harus sehat dan lingkungan harus terjaga,” sambungnya.
Kepala Puskesmas Sekatak dr Anny, menyambut baik program perusahaan itu. Menurutnya, bantuan dari PKN memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat.
“Dengan program ODF ini, mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan warga. Apalagi memang penting memberikan edukasi kepada masyarakat soal menjaga kesehatan, termasuk di dalamnya tidak buang air besar sembarangan,” terangnya.
Terpisah, salah satu warga penerima manfaat bernama Sofyan mengapresiasi bantuan perusahaan. Dia mengakui, perilaku hidup sehat secara bertahap semakin baik dengan adanya bantuan perusahaan bersama dengan instansi terkait.
“Kita tahu bahwa masih ada warga kita yang memang fasilitas jamban tidak memadai. Makanya dengan adanya kegiatan ODF ini sangat membantu. Dan ini beragam sesuai dengan kondisi jamban di desa kami. Ada yang dibangunkan, ada yang diperbaiki dan lain-lain,” tutur pria yang juga aktor dalam program ODF tersebut.
Sofyan juga tidak memungkiri, program ODF sekaligus mengurangi beban masyarakat. Setidaknya puluhan warga Desa Sekatak Bengara terbantu dengan adanya pembangunan fasilitas jamban yang lebih representatif.
“Karena memang sungai kami ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Jadi dengan adanya kegiatan ODF, ini sekaligus menjadi pembelajaran warga untuk hidup sehat dengan lingkungan yang lebih bersih,” pungkasnya. (edu)






Discussion about this post