edukata.id – Menyusul setelah masuk dalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) mulai berprogres. Bahkan dikabarkan, menandai dimulainya pembangunan pembangkit listrik ini, akan dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo.
Berdasarkan informasi dari Kemenko Ekonomi, dijadwalkan groundbreaking dilakukan oleh Presiden Jokowi pada akhir bulan Februari nanti. Demikian kabar yang disampaikan oleh anggota Tim Pemantau dan Evaluasi (TPE)-PSN Kementerian PUPR RI Suheriyatna.
Disebutkan, investor yang memrakarsai pembangunan PLTA Mentarang adalah PT Kayan Hidropower Nusantara (KHN). Perusahaan lokal Kaltara itu menjalin kerja sama dengan Serawak Energy BhD, termasuk dengan Adaro Group. Perusahaan yang merupakan salah satu pengelola Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning – Mangkupadi.
Seperti diketahui, PLTA Mentarang masuk dalam salah satu PSN, tertuang dalam Keputusan Menteri Koordinator Ekonomi (Kepmenko Ekonomi) Nomor 21 Tahun 2022, yang ditandatangani Menko Ekonomi Airlangga Hartarto pada 22 Desember 2022 lalu. Lalu, PLTA Mentarang juga masuk 10 PSN terbaru bersama dengan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Hampir semua program besar telah direspon dengan dasar hukum untuk mengundang APBN masuk. Artinya ‘Negara hadir di Kaltara’ untuk infrastruktur dasar. Saya menjadi semakin optimis, Insya Allah membangun Kaltara 20 tahun dapat cepat terlaksana,” katanya.
Ia mengatakan, selain untuk menyuplai kebutuhan listrik di kawasan industri Tanah Kuning, dibangunnya PLTA di Kaltara, yang salah satunya di Mentarang ini, juga untuk memenuhi listrik di IKN. Itu sesuai dengan pernyataan Presiden Jokowi dalam beberapa kali kesempatan, bahwa Kaltara memiliki potensi menjadi salah satu lumbung energi.
“PLTA Mentarang ini menjadi salah satu sumber energi yang nantinya untuk menyuplai kebutuhan listrik di kawasan industri Tanah Kuning-Mangkupadi, juga di IKN,” imbuhnya. (edu)






Discussion about this post