• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Pesan Megawati ke Jokowi soal Ibu Kota Baru

Pesan Megawati ke Jokowi soal Ibu Kota Baru

by
21 April 2021
in Nasional
A A
Megawati

Megawati

48
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengungkap pesan Ketua Umum Partai PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur.

Menurut Fadjroel, Megawati berpesan agar Jokowi menyelamatkan bunga anggrek endemik Kalimantan dalam pembangunan ibu kota baru.

“Ibu Megawati Soekarno Putri itu termasuk yang memesankan kepada presiden, ‘tolong anggrek-anggrek endemik Kalimantan diselamatkan’,” kata Fadjroel meniru pesan Mega dalam dialog yang disiarkan live di akun Instagram, @fadroelrachman dan @stafkhususpresiden_komunikasi, Selasa (20/4).

Dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (21/4), Fadjroel menyebut Jokowi berjanji akan menjadikan ibu kota baru sebagai tempat penyelamatan semua flora dan fauna endemik Kalimantan. Pemerintah ingin menjadikan ibu kota baru itu sebagai green capital city.

“Pak Jokowi berjanji bahwa itu merupakan tempat penyelamatan dari semua flora dan fauna endemik yang di Kalimantan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan rencana ini, Fadjroel mengatakan pemerintah akan melakukan pertemuan dengan semua pemangku kepentingan. Fadjroel mengklaim akan menemui semua komunitas, termasuk komunitas pemerhati satwa langka, seperti dugong dan orang utan.

Fadjroel mengatakan penyelamatan flora dan fauna akan menjadi tanggung jawab Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sementara itu, pemerhati lingkungan hidup Riyanni Djangkaru berharap perencanaan pembangunan ibu kota negara baru di Penajam Paser Utara dan Kuta Kartangera bisa meminimalisir dampak negatif dari alih fungsi lahan.

Menurutnya, terdapat perubahan fungsi dari lahan konservasi menjadi lahan kebutuhan ibu kota.

“Dengan adanya pemerintah pusat yang ada di sana, tata kota yang dilakukan sebelum kotanya dibangun mudah-mudahan bisa memperkecil dampak-dampak negatif yang kita bayangkan,” kata Riyanni yang turut dihadirkan dalam dialog tersebut.

Sebelumnya, Fadjroel mengatakan pemerintah akan segera memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara ke DPR. Bersamaan dengan itu, kata Fadjroel, presiden juga akan mengirimkan Surat Presiden (Surpres).

READ  Jembatan Trans Kalimantan Selesai Akhir April, Cuaca jadi Kendala

Fadjroel juga mengatakan presiden akan menerbitkan Perpres Tentang Otoritas Ibu Kota. Melalui Perpres tersebut akan ditunjuk Kepala Otoritas Ibu Kota yang kedudukannya setingkat menteri.

“Tahun ini rencananya kita udah mulai groundbreaking,” ungkap Fadjroel.

Previous Post

Kaltara Masuk West Borneo Economic Corridor

Next Post

Santuni Anak Yatim dalam Perayaan HUT Ke-1 Korem Maharajalila

Next Post
Kapolda dan Wagub Kaltara menghadiri acara syukuran HUT Korem

Santuni Anak Yatim dalam Perayaan HUT Ke-1 Korem Maharajalila

Oknum Warga Taman Villa Meruya,
Intimidasi Umat Muslim Beribadah…Terlaluuuuu

M Azis Syamsuddin

DPR Minta OJK Evaluasi Produk Berbasis Investasi

Puan Maharani

Puan Maharani: Perempuan Penting Tingkatkan Budaya Literasi

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Subuh Tadi Kapal Selam TNI AL Hilang di Perairan Bali

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi