• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Perjuangan Guru Perbatasan Mencetak Penerus Kaltara

Perjuangan Guru Perbatasan Mencetak Penerus Kaltara

by
2 Mei 2021
in Nasional
A A
Sepuluh Pegawai Negeri Sipil Fungsional Tertentu usai diambil sumpah jabatan. (Istimewa)

Sepuluh Pegawai Negeri Sipil Fungsional Tertentu usai diambil sumpah jabatan. (Istimewa)

13
SHARES
86
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Sepuluh Pegawai Negeri Sipil Fungsional Tertentu diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang diwakili Sekda Suriansyah, Sabtu kemarin.

Dua diantaranya adalah Suselo dan Sulikah yang sudah menetap di Krayan Selatan selama dua tahun sebagai tenaga pengajar bagi anak-anak diperbatasan. Keduanya menceritakan suka dan duka berjuang mengajar.

“Kendalanya yang pasti listrik, akses internet serta infrastruktur jalan untuk akses keluar-masuk Krayan. Itu yang kami butuhkan, karena hanya pesawat satu-satunya akses menuju ke sana,” ungkap Suselo guru biologi yang kesehariannya mengajar di SMAN 1 Krayan.

Untuk diketahui biaya pesawat menuju Krayan sebesar 460.000 rupiah per-orang. Biaya tersebut merupakan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah.

“Dukanya itu ketika bahan pokok tidak ada, apalagi di tengah pandemi seperti ini bahan pokok harus menunggu dari Tarakan dengan harga dua kali lipat harga normal. Sukanya semua masih serba alami,” ujarnya.

Setelah dilantik Suselo bertekad membantu masyarakat perbatasan untuk mendapatkan pendidikan lebih baik. Saat ditanya mengenai antusiasme anak-anak Krayan untuk belajar Suselo mengakui semangat belajar mereka yang tinggi.

“Anak-anak di sana tidak berbeda dengan yang di kota, hanya terkendala fasilitas, itulah yang membuat kita sedikit tertinggal. Untuk itu kami berharap perhatian pemerintah kabupaten hingga provinsi agar memperhatikan sarana jalan, karena fasilitas itu yang sangat kami butuhkan,” ucapnya.

Selain Suselo, seorang guru fisika kelahiran Tanjung Palas yang juga sudah mengabdi di Krayan Selatan selama dua tahun, Sulikah juga menyampaikan pendapatnya.

“Senang mengajar disana, dingin tempatnya, masyarakatnya juga ramah pada kami, cuma karena dingin itu kadang sedikit terjadi alergi,” ungkapnya.

Sebagai seorang wanita ada kebutuhan yang sedikit berbeda dengan lelaki, hal ini menjadi tantangan bagi Sulikah sehingga dirinya harus menyiasati kesulitan kebutuhan tersebut ketika ada kesempatan bertugas diluar Krayan.

READ  Tegas di Hadapan KPK, Bupati Bulungan Komit Bangun Pemerintahan Bersih

“Seperti hari ini di Tanjung Selor, saya beli semua kebutuhan yang tidak ada di sana dari sini untuk dibawa kembali, jadi saya hanya beli yang tidak tersedia di sana saja,” katanya.

Ia berharap agar Krayan Selatan lebih maju dan berharap para pemimpin daerah lebih sering melihat kondisi mereka secara langsung.

“Semoga listrik kami bisa 24 jam, jadi kegiatan belajar mengajar bisa optimal tanpa menggunakan genset yang harus mengantre bensin,” ujarnya.

Sekedar informasi, Gubernur Zainal A Paliwang bersama Wakil Gubernur Yansen TP berhasil meloloskan akses jalan Krayan sebagai prioritas nasional untuk segera dikebut dan direalisasikan pada 2023 nanti.

“Infrastruktur jalan yang ada di Krayan harus dapat dibenahi. Termasuk jalan tembus dari Krayan menuju Malinau yang kami targetkan di tahun 2023 sudah terealisasi, sehingga jarak tempuhnya tidak perlu lagi 5 sampai 6 hari,” ujar Gubernur Zainal pada kunjungan ke Krayan. (Muh/Komin)

Previous Post

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Kalimantan Utara Hari Ini

Next Post

Hasil Panen Cukup Setahun, Warga Desa Long Sam Gelar Syukuran

Next Post
Turut dihadiri Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, Bupati Bulugan Syarwani dan Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala. (Ist)

Hasil Panen Cukup Setahun, Warga Desa Long Sam Gelar Syukuran

Kantor Kemenhub di Jakarta. (Net)

Dishub Kaltara Tunggu Balasan 'Surat Cinta' dari Kemenhub

Pembangunan berada di Griya Pasar Ikan, Kelurahan Simpang Periuk, Lubuklinggau.

Tersangka Antigen Bekas Sedang Bangun Rumah Mewah

UAS: Yayasan Wakaf Bukan Kado Pernikahan

Sungai Selor Tumbuhkan Ekonomi

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi