- Berkompetisi dan Berkoalisi dalam Pesta Demokrasi
efukata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Kirab Pemilu 2024 setahun menuju hari pemungutan suara, Selasa (14/2/2023). Dimulai di tujuh titik yang tersebar di wilayah Indonesia, salah satunya di Tanjung Selor, Bulungan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Disaksikan secara virtual dan live streaming di 38 provinsi serta 514 kabupaten/kota, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam membuka Kirab Pemilu. Dia mengatakan, bahwa pesta demokrasi merupakan sarana integrasi bangsa.
“Sebagaimana pemilu 2019 lalu, nanti di tahun 2024 juga secara bersamaan masyarakat memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta DPR, DPD, DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota,” katanya dalam sambutannya.
Seperti pengalaman pemilu sebelumnya, di satu sisi partai politik berkompetisi untuk meraih suara. Namun di sisi yang lain, partai politik juga berkoalisi untuk memenangkan calon presiden dan calon wakil presidennya.
“Lalu kemudian, setelah melakukan pencoblosan, pada akhir Maret 2024, sudah diketahui partai apa dapat suara berapa. Artinya dalam waktu tidak terlalu lama, yang semula ada partai yang berkompetisi, kemudian di pemilihan kepala daerah, mencari kawan untuk berkoalisi,” tuturnya.
Hal itulah, menurut Ketua KPU RI, makan bahwa pilihan boleh berbeda, tapi dalam politik, berkawan dan berlawan bisa berganti.
“Ini yang dimaknai Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa,” ujar Hasyim Asy’ari

Senada dengan Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami, menuju satu tahun Pemilu 2024, dia berharap semua lapisan masyarakat mendukung pesta demokrasi yang berintegritas. Kaltara yang merupakan titik awal kirab pemilu tahun ini, berkomitmen untuk bisa menjaga situasi yang aman dan damai seperti perhelatan pemilu 2019 lalu.
“Kirab pemilu ini ada tujuh titik, salah satunya di Kaltara untuk memulai kirab. Insya Allah akan berakhir pada November 2023 di mana seluruh bendera kirab bersama-sama akan sampai di KPU RI,” jelasnya.
“Sebagaimana tema kirab, mengkonsolidasikan pemilu yang merupakan bagian dari integrasi bangsa. Kita berharap di 15 Februari 2024, melalui spirit pemilu, bagian merekatkan kita, menjadi bangsa yang terbaik,” sambungnya.
Kirab pemilu yang merupakan ajang sosialisasi telah dimulai di Bulungan. Selanjutnya, dari ibukota provinsi, akan berlanjut ke Tarakan.
“Kemudian berkeliling di kabupaten yang lain. Nanti setelah kirab berjalan di semua daerah di Kaltara, bersama-sama kita akan ke provinsi tetangga, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur,” tuntas Surya menjelaskan. (edu)






Discussion about this post