TANJUNG SELOR, edukata.id – Gubernur petahana Zainal Arifin Paliwang mengembalikan formulir pendaftaran di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Rabu (8/5/2024). Seperti diketahui, Hanura merupakan salah satu partai politik yang tengah membuka pendaftaran calon kepala daerah pada Pilkada 2024.
Hadir langsung didampingi para relawannya saat tiba di Sekretariat DPD Hanura Kaltara, di Jalan Duku, Tanjung Selor, Zainal Paliwang disambut langsung oleh Ketua DPD Hanura Kaltara, Ingkong Ala.
Usai menyerahkan formulir, Zainal Paliwang langsung memberikan keterangan kepada wartawan. Saat ditanya mengenai peluang bergandengan dengan Ingkong Ala, keduanya kompak menjawab mengalir.
“Mengalir dulu, semuanya mengalir,” kata Zainal yang secara bersamaan juga dijawab dengan kata yang sama oleh Ingkong.
Namun demikian, sebagai incumbent, Zainal mengaku menjalin komunikasi dengan banyak figur perihal calon pendampingnya.
“Banyak sekali,” kelakarnya saat ditanya media jumlah nama yang jalin komunikasi dengannya.
Disinggung soal hubungannya dengan Yansen TP, yang juga mengikuti penjaringan di sejumlah partai politik sebagai bakal calon gubernur, Zainal mengaku tidak ada masalah.
“Semua masyarakat Kaltara berhak mencalonkan diri sebagai apa saja. Sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, semua bisa (mencalonkan). Semua sama (hubungan), apalagi Pak Yansen, masih harmonis, masih akrab,” tuturnya.
Lebih jauh, dia menerangkan dari beberapa partai yang telah dilakukan pengambilan formulir, sudah 90 persen dikembalikan. Selanjutnya, dia menyerahkan pada mekanisme partai politik masing-masing.
“Kita lihat bagaimana hasil penjaringan partai. Kita berharap dari partai ada survei, kemudian bisa dilihat elektabilitasnya,” ujarnya.
Dia juga optimis untuk maju sebagai kandidat kepala daerah di periode kedua. Yakni untuk meneruskan pembangunan Kaltara dan bersinergi dengan semua elemen.
Sementara itu, Ingkong Ala mengatakan punya keinginan untuk mengabdi di daerah. Terkait maju sebagai bakal calon gubernur, dia serahkan pada keputusan partainya.
“Yang penting itu, penugasan partai. Tidak bisa ditolak, harus siap,” ungkapnya.
Namun sejauh ini, dia mengakui belum ada instruksi dari Hanura. Bahkan sekali kader, dia juga mendaftar di penjaringan partainya.
“Nanti diverifikasi dan melalui survei. Kita sebatas kader tentu mencari syarat DPP. Minimal kalau tidak nomor satu, potensi nomor dua,” tuturnya.
Lanjut dikonfirmasi soal berpasangan dengan Zainal Paliwang, pria yang menjabat Wakil Bupati Bulungan itu menjelaskan semuanya masih berjalan. Dia juga mengungkapkan, ada beberapa bakal calon gubernur lainnya yang sudah menjalin komunikasi dengannya.
“Sejauh ini belum (kepastian pasangan). Komunikasi sebatas sebagai teman. Ada juga Andi Sulaiman (komunikasi), apalagi beliau Pak Gubernur (Zainal Paliwang), beliau teman lama. Kalau tidak digandeng (berpasangan) sebagai teman, kita bisa saling mendukung,” imbuhnya. (edu)






Discussion about this post