KALTARAINFO.COM – Para pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor mengeluh amburadulnya penataan pasar. Pedagang bercampur baur yang jualan basah dan yang kering serta banyak ruko ruko yang kosong melompong.
” Tadi pagi saya mengunjungi pasar ini, banyak pedagang yang mengeluh bercampur baur, pedagang sayur bercampur dengan ikan dan pedagang lainnya,” ujar Bupati Bulungan, Syarwani, Kamis (6/4/2021).
Menurut Bupati, dari aspirasi para pedagang agar dilakukan pengelompokan komoditi yang ada di pasar itu dijadikan satu. Seperti jenis ikan, daging itu akan ditempatkan sendiri, demikian pula sayur semua akan ditempatkan sendiri.
Syarwani berharap dengan dilakukannya penataan pengelompokan komoditi secara khusus dapat memberikan kenyamanan dan keamanan pasar juga memberikan dampak yang positif bagi pedagang yang ada di pasar induk.
“Sehigga kalau ada masyarakat yang mau mencari sayur menuju satu tempat saja, demikian pula kalau ada yang membutuhkan ikan daging dan ayam itu cukup datang ke satu gedung saja.” Ujarnya.
Syarwani menegaskan terkait dengan ruko yang kosong rencananya akan disusun ulang dalam bentuk perjanjian yang memang betul-betul ingin digunakan, namun jika tidak ada komitmennya, nanti secara sepihak Pemkab akan memutuskan kontrak itu.
“ Jadi tidak ada kesan ruko ini seperti disandra, karena ada yang mau serius berusaha tidak bisa ditempati karena sudah ditempati orang lain namun tidak ada aktifitasnya. Kami akan mengatur ulang perblok sehingga ruko ini dapat maksimal termasuk fasilitas distributor yang sudah menyewa disini,” ujar Kader Golkar ini
“ Mudah mudahan ini dapat dilaksanakan tahun depan meskipun tidak bisa lakukan sekaligus tapi pelan-pelan akan kita tata kembali baik fasilitas pasar hingga sistem penjualan serta didukung manajeman yang profesional. Pengelolaan pasar induk lebih maksimal tidak hanya bicara sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang penting itu kenyamanan para pengunjung pasar ini. ” tandas Mantan Ketua DPRD Bulungan ini.||bl ||






Discussion about this post