• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Pangi Chaniago : Klaster Ketua Umum Partai Kurang Disukai, Perlu Capres Alternatif

Pangi Chaniago : Klaster Ketua Umum Partai Kurang Disukai, Perlu Capres Alternatif

by
22 Mei 2021
in Kaltara
A A
20
SHARES
130
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan salah satu fenomena menarik dalam suksesi kepemimpinan nasional adalah munculnya atau dimunculkannya bakal calon presiden (capres) alternatif di Pilpres 2024.

Pangi berpendapat klaster Ketua Umum Partai banyak yang tidak populer dan kurang disukai masyarakat untuk menjadi bakal capres.

“Akibatnya, masyarakat berharap nama bakal capres alternatif mendatang berlatar belakang dari kepala daerah yang berprestasi, ” Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago di Jakarta, Sabtu (22/5/2021).

Beberapa nama kepala daerah yang menonjol dan disebut-sebut menjadi bakal capres masih didominasi kepala daerah di Pulau Jawa. Misalnya Anis Baswedan di DKI, Ganjar Pranowo (Jateng), Ridwan Kamil (Jabar), Khofifah Indar Parawansa (Jatim).

Meski demikian, Pangi mengatakan seharusnya muncul klaster bakal capres dari luar pulau jawa. Salah satu nama yang sudah mulai mengemuka yakni Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah

“Selain kepala daerah terpopuler dari Indonesia Timur, Zulkieflimansyah juga
sudah hampir dikenal oleh Masyarakat Banten saat maju di Pilkada Banten yang lalu. Dia juga pernah menjadi Anggota DPR RI dan merepresentasikan nasionalis religius, ” ujar Pangi.

Pangi menambahkan agar semakin dikenal seluruh rakyat Indonesia, Zulkieflimansyah hendaknya terus-menerus melakukan terobosan.

“Inovasinya dalam program unggulan zero waste dan industrialisasi adanya MotoGP dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,  sangat mampu mendongkrang popularitasnya ke depan, ” ujarnya.** BS**

Tags: capres alternatifjokowi cukup 2 periodeKaltarapangi syarwi chaniagoprobowo mencalon kalah lagi
Previous Post

Gempa di Jatim, Fasilitas Umum Banyak Rusak, Waspada Gempa Susulan

Next Post

Kabupaten Lumajang Terparah Gempa Jatim, BPBD Jatim Salurkan Bantuan

Next Post

Kabupaten Lumajang Terparah Gempa Jatim, BPBD Jatim Salurkan Bantuan

Zainal ingin memastikan kelayakan lahan area KBM tersebut. (Ist)

Tinjau Lokasi KBM, Zainal Paliwang Masuk ke Lumpur

Pemprov Kaltara bersama Pemkab Bulungan mengadakan rapat. (Ist)

Sebentar Lagi Bulungan Menjadi Kawasan Khusus Ibu Kota Provinsi

Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan SK pensiun kepada 20 Pegawai Negeri Sipil

Syarwani Sebut Purna Tugas PNS Bukan Akhir Pengabdian

Kabupaten Padeglang, Banten Diguncang Gempa Magnitudo (M)5,4

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi