TANJUNG SELOR, edukata.id – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya sekedar lomba, tetapi menjadi sarana untuk menguatkan nilai-nilai keimanan bagi masyarakat.
Khususnya umat muslim. Melalui MTQ juga untuk menguatkan nilai agama bagi generasi muda, agar menjadi generasi masa depan yang berahlak mulia.
Bupati Bulungan Syarwani, menyampaikan hal tersebut saat membuka MTQ ke-18 tahun 2023 tingkat Kecamatan Tanjung Selor di Lapangan Voli Desa Bumi Rahayu pada Minggu (23/07/2023) malam kemarin.
Selain Bupati, hadir juga dalam acara tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Ingkong Ala, Sekretaris Daerah Risdianto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Jamaluddin Saleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Errin Wiranda, Kepala Kemenag Bulungan H M Ramli, serta para pimpinan OPD di lingkup Pemkab Bulungan.
MTQ tingkat kecamatan Tanjung Selor diikuti kafilah dari 3 kelurahan dan 6 desa.
Yaitu Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Tanjung Selor Hulu, dan Tanjung Selor Timur.
Kemudian dari Desa Bumi Rahayu, Apung, Gunung Sari, Gunung Seriang, Jelarai Selor dan Desa Tengkapak.
Dengan total sebanyak 162 peserta.
Sedangkan lomba yang dipertandingkan yaitu Tilawatil Quran, HIfdzil Quran dan Hadist Quran.
“Melalui pelaksanaan MTQ ini, kita harapkan akan melahirkan para qori dan qoriah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Tanjung Tanjung Selor pada penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Bulungan yang akan datang,” ujar Bupati.
Diingatkan pula, untuk penguatan nilai-nilai agama, agar terwujud masyarakat yang berakhlak mulia, tentunya tidak akan selesai dengan MTQ saja.
Akan tetapi diperlukan peran, sinergi serta komitmen semua pihak. Termasuk yang paling diperlukan adalah peran orangtua atau keluarga.






Discussion about this post