• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Menjemput Ilmu dari Kebun Kakao Berprestasi

Menjemput Ilmu dari Kebun Kakao Berprestasi

Dinas Pertanian Bulungan Lakukan Studi Banding untuk Dongkrak Kualitas Kakao Daerah

by BacaFakta.id
19 November 2025
in Edukasi, Ekonomi & Bisnis, Internasional, Kaltara, Nasional
A A
44
VIEWS
PostTweetSendScan

Bantaeng, Sulawesi Selatan, Bacafakta.id — Di bawah rindangnya pepohonan kakao yang berbuah lebat, rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan melangkah pelan menyusuri kebun milik kelompok tani binaan di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Aroma tanah basah dan hamparan buah kakao yang menggantung di batang-batang tua menjadi latar perjalanan belajar yang penuh inspirasi.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Dinas Pertanian Bulungan, yang tengah mendorong kebangkitan komoditas kakao sebagai salah satu unggulan perkebunan daerah.

Rombongan di komandoi langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto, disambut hangat oleh perwakilan Pemkab Bantaeng dan para petani kakao yang selama ini dikenal sebagai pionir inovasi perkakaoan di Sulawesi Selatan.

Menyelami Resep Sukses Kakao Bantaeng

Tujuan rombongan Bulungan jelas dan terarah, mengambil pengetahuan langsung dari daerah yang telah terbukti sukses. Ada tiga fokus utama yang dipelajari:

Pertama, Teknologi dan Budidaya Modern. Para petani Bantaeng mempraktikkan teknik budidaya yang konsisten: pemangkasan tepat waktu, pemupukan berimbang, hingga manajemen hama terpadu. Dalam sesi lapangan, tampak para petani menjelaskan faktor-faktor yang membuat kebun mereka tetap produktif meski pohon telah berumur.

Kedua, Manajemen Kelompok Tani yang Solid, dimana Rombongan juga mendalami bagaimana kelompok tani di Bantaeng membangun kelembagaan yang kuat—mulai dari permodalan, pembagian tugas, hingga jejaring pemasaran.

Ketiga, Pengolahan Pascapanen Bernilai Tinggi

Yang paling menginspirasi adalah keberhasilan Bantaeng dalam mengelola fermentasi kakao. Proses ini menjadi kunci utama kualitas, menjadikan biji kakao mereka lulus standar ekspor dan mendapat harga lebih tinggi di pasar internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kristiyanto menegaskan pentingnya belajar langsung dari para praktisi lapangan.

“Bantaeng ini contoh nyata bahwa dengan manajemen yang baik, kakao bisa menjadi komoditas bernilai tinggi. Bulungan punya potensi lahan yang luas, dan melalui kunjungan ini kami ingin memastikan bahwa petani kita bisa menerapkan teknik yang terbukti berhasil, terutama dalam fermentasi,” ujarnya.

READ  Lantik 236 Pejabat, Syarwani sebut Punya Kualifikasi dan Kredibilitas

Ia juga menyebutkan bahwa keberhasilan tidak hanya datang dari teknologi, tetapi dari kekompakan petani.

“Kami melihat bagaimana petani di sini saling mendukung. Kekuatannya ada pada kebersamaan. Ini yang ingin kami bawa pulang ke Bulungan,” tambahnya.

Suasana Kebun: Lapang, Teduh, dan Penuh Cerita

Di sela kunjungan, Kristiyanto bersama rombongan, tampak berdiskusi langsung dengan petani Bantaeng sambil menunjuk buah-buah kakao yang menggantung rendah. Rombongan lainnya menyimak, ada yang memotret, mencatat, bahkan mencoba mengetuk buah untuk memastikan kematangannya.
Suasana itu menjadi pengingat bahwa ilmu pertanian sering kali lebih mudah dipahami lewat sentuhan langsung.

Langkah Lanjutan untuk Bulungan

Sepulang dari Bantaeng, Dinas Pertanian Bulungan telah menyiapkan sejumlah rencana konkret yakni.

Pelatihan fermentasi untuk penyuluh dan petani.

Pengadaan bibit kakao unggul yang terbukti adaptif.

Revitalisasi kebun tua melalui peremajaan, pemangkasan, dan GAP.

Penguatan kelembagaan kelompok tani.

Kristiyanto menegaskan bahwa tindak lanjut ini penting untuk masa depan kakao Bulungan.

“Kami ingin Bulungan tidak hanya menjadi daerah penghasil, tetapi juga daerah yang menghasilkan kakao berkualitas tinggi. Kunjungan ini adalah langkah awal menuju itu,” ungkapnya.

Menatap Masa Depan Kakao Bulungan

Kunjungan ke Bantaeng bukan sekadar perjalanan dinas, tetapi perjalanan mencari inspirasi. Dengan semangat belajar dan kemitraan antar daerah, Bulungan kini berada di jalur yang tepat untuk mengangkat kakao sebagai komoditas unggulan di Kalimantan Utara.(idh).

Previous Post

Layanan Puskeswan Kian Mantap, Disperta Bulungan, Tegaskan Komitmen Jaga Kesehatan Hewan dan Warga

Next Post

Satlinmas Turut Berperan dalam Penanggulangan Bencana dan Kebakaran

Next Post

Satlinmas Turut Berperan dalam Penanggulangan Bencana dan Kebakaran

DLH Bulungan Perluas Target Kampung Iklim, Warga Didorong Aktif Hadapi Perubahan Iklim

Rakerda UKS/M Kuatkan Penerapan Sekolah Sehat di Bulungan

13 Desa di Bulungan Bakal Gelar Pilkades

Wakil Bupati hadiri Kajati Kaltara Kunjungi Kejaksaan Bulungan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi