edukata.id – Hasan Basri menjadi orang pertama yang menyerahkan dokumen persyaratan bakal calon anggota DPD RI untuk Pemilu 2024. Senator daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2019 – 2024 itu menyampaikan 1.515 dukungan dari minimal 1.000 dukungan yang dipersyaratkan.
Datang bersama beberapa timnya, Hasan Basri menyerahkan dokumen dukungan kepada Komisioner KPU Kaltara Teguh Dwi Subagyo, Selasa (20/12/2022).
Sebagai salah satu petahana, dia mengaku banyak dilirik oleh partai politik (Parpol).
“Hampir semua parpol meminta saya tidak lagi maju di DPD RI, tapi ke DPR RI,” katanya kepada media.
Namun, dia memilih untuk tetap mendaftar sebagai calon anggota DPD RI. Dia berminat kembali menjadi senator, untuk bisa berbuat lebih banyak bagi Kaltara.
“Saya melihat masih banyak yang perlu dilakukan di DPD RI. Saya merasa belum maksimal di DPD RI,” sambungnya.
Adapun selama menjadi senator, sejumlah program pemerintah telah dikawal dan dipastikan berjalan di daerah. Seperti bedah rumah warga, beasiswa dan beberapa program pemerintah pusat lainnya.
“Tetapi itu adalah program pemerintah, kami hanya mendistribusikan,” ungkapnya.
Dari sisi pembangunan, dia juga mengawal beberapa kegiatan. Memastikan bersama pemerintah daerah, dan masih ada pembangunan yang perlu ditingkatkan. Tentu yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kaltara.
“Saya perlu maju kembali menuntaskan hal-hal tersebut,” ujar Hasan Basri.
Lalu fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran. Dia tengah memperjuangkan legislasi terkait undang-undang kepulauan dan bagi hasil antara pusat dan daerah.
“Itu mau dituntaskan. Itu sudah masuk di Prolegnas. Tergantung yang membuat undang-undang itu ada tiga pihak. DPD RI, DPR RI dan pemerintah. Semua harus setuju,” terangnya.
Untuk itu, dia berharap bisa terus memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat Kaltara. Baik di sisa waktu masa jabatannya saat ini, maupun jika di kembali terpilih pada pesta demokrasi 2024 mendatang. (edu)






Discussion about this post