BULUNGAN, KALTARAINFO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menghadirkan sistem yang dirancang guna memantau pergerakan dan perkembangan investasi di Bulungan yang diberi nama SIPENANAM (Sistem Pemantauan dan Pengawasan Penanaman Modal).
Hal ini disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani SE MSi usai bertemu dengan Kepala DPMPTSP Bulungan, Jahrah SE MSi, Kamis (22/9/2021).
“Sistem ini sama dengan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) yang dilaporkan perusahaan secara online ke BKPM. Hanya saja data yang disampaikan per triwulan. Namun lewat SIPENANAM, data itu disampaikan perusahaan per bulan,” papar Bupati Bulungan Syarwani, saat berbincang diruang kerjanya.
Bupati Bulungan juga menyampaikan bahwa, SIPENANAM isinya tidak hanya terkait dengan data perkembangan investasi, terdapat juga Corporate Social Responsibility (CSR) pola kemitraan dan terkait tenaga kerja.
“Bahkan, SIPENANAM ini kedepannya akan coba disandingkan dengan salah satu dari 15 program prioritas Bulungan yakni Mitra Bulungan Berdaulat. Sehingga perusahaan yang banyak memberikan kontribusi membangun Bulungan lewat CSR akan mendapat reward,” jelas Syarwani.
Terkait dengan LKPM, Syarwani menjelaskan LKPM merupakan aspek penting sumber data realisasi penanaman modal.
“LKPM sendiri juga salah satu kewajiban yang harus dilakukan perusahaan atau investor. Dimana, LKPM merupakan laporan terkait perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi penanam modal yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala,” ujar Syarwani.
Sayrwani juga mengatakan LKPM tak hanya penting bagi pemerintah, namun data perkembangan realisasi investasi juga penting buat daerah. Seperti di Bulungan, melihat di daerah ini geliat investasi semakin bergairah. Ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang menyatakan minatnya berinvetasi.
“Sebut saja salah satunya investasi mega proyek KIPI Tanah-Kuning yang dalam waktu dekat akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo. Sehingga penting bagi daerah untuk terus memantau secara update pergerakan investasi yang ada di Bulungan,” ujar Syarwani.
“Selain itu, data realisasi investasi lewat LKPM juga penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di Bulungan,” tambah Syarwani.
Sebagi informasi adapun yang akan mengawali atau menjadi wadah pilot project Aplikasi SiPENANAM yakni PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), Kayan Makmur Sejahtera (KMS), Citra Sawit Lestari (CSL), dan Inti Selaras Perkasa (ISP).
“Perusahaan-perusahan ini dipilih karena sudah melaksanakan LPKPM tepat waktu, sehingga diharapkan bisa menjadi contoh/teladan untuk perusahaan lainnya dalam penyampaian LKPM. Dan terpenting perusahaan ini sangat mendukung adanya Aplikasi SIPENANAM,“ tuntas Kepala DPMPTSP Bulungan, Jahrah. (MK/KI)






Discussion about this post