edukata.id – Layanan kesehatan dan pengobatan gratis dilaksanakan pada momen Hari Jadi Desa Kelubir yang ke – 39 tahun. Bertempat di balai pertemuan umum (BPU) desa pada Hari Kamis (18/5/2023), ratusan warga desa setempat tampak antusias menghadiri pemeriksaan tersebut.
Diketahui, kegiatan sosial itu merupakan bentuk kolaborasi sejumlah pihak. Di antaranya pemerintah desa setempat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bulungan, serta dukungan dari PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN).
Sejumlah dokter spesialis tampak hadir langsung memberikan pelayanan dan pengobatan. Seperti dikatakan oleh Ketua IDI Bulungan dr Widodo, bahwa kegiatan di salah satu desa di Kecamatan Tanjung Palas Utara itu, merupakan bakti sosial.
“Kegiatan seperti ini, kami melakukan pemeriksaan sifatnya bukan insidental, tapi lebih bersifat stimulan atau pengobatan ke arah deteksi dini. Kalau ada penyakit yang butuh layanan paripurna, tetap harus ke pelayanan kesehatan, mulai di tingkat pertama seperti puskesmas atau jika harus ditangani lebih lanjut, dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.
Yang terpenting menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada warga. Apalagi yang berada di desa, terkadang kurang melakukan kontrol kesehatan ke fasilitas yang ada.
“Kadang-kadang ada pasien yang lost kontrol, karena jarak yang jauh ke rumah sakit. Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa ketemu lagi sehingga kami bisa memotivasi agar mereka ke layanan (fasilitas) kesehatan. Jadi ini bagian dari pengabdian masyarakat,” sambung pria yang juga Kepala RSUD Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan itu.

Diakuinya ada sejumlah warga yang dilayani merupakan pasien dari beberapa dokter spesialis yang hadir. Apalagi, IDI yang bekerja sama dengan PT PKN sudah kali kedua melakukan pemeriksaan gratis di desa tersebut.
“Dengan PKN kita sudah komunikasi dan kerja sama berjalan. Karena sebelumnya juga sudah pernah. Jadi dalam melakukan pemeriksaan kesehatan, jika ada yang memang perlu ditangani lebih lanjut, maka kami arahkan ke fasilitas kesehatan yang ada,” tuturnya.
Kepala Desa Kelubir Mardi memberikan apresiasi atas terselenggaranya pengobatan gratis itu. Pasalnya, banyak warganya yang mendapat layanan gratis dan ditangani langsung oleh dokter yang ahli di bidangnya.
“Kami berterima kasih kepada Dinkes, kepada IDI dan PT PKN. Warga kami mendapat layanan kesehatan, sehingga mereka bisa berobat. Tentu kami berharap hal ini bisa terus berlanjut ke depannya,” ujarnya ditemui di sela kegiatan.
Sementara itu, salah satu warga desa bernama Ningsih mengaku senang bisa hadir. Apalagi dia bisa memeriksakan kondisi kesehatannya kepada dokter spesialis secara langsung.
“Iya saya hadir untuk bisa periksa. Kalau ada yang sakit, supaya saya tahu dan bisa segera mendapatkan pengobatan. Harapan saya semoga ini bisa membantu kami warga yang butuh layanan pengobatan,” katanya kepada media. (edu)






Discussion about this post