TANJUNG SELOR, edukata.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan melantik 30 orang Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam), Sabtu (25/5/2024) malam.
Dikatakan Ketua Bawaslu Bulungan Dwi Suprapto, bahwa salah satu tantangan pengawasan setiap gelaran pesta demokrasi adalah kondisi geografis. Tidak terkecuali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 ini, di mana sejumlah wilayah di Bulungan hanya dapat diakses melalui transportasi air, baik sungai ataupun laut.
“Terutama yang ada di daerah (kecamatan) Bunyu, karena jarak tempuhnya jauh. Koordinasinya pasti butuh waktu untuk ke Bawaslu Bulungan. Terus daerah Hulu, seperti Peso Hilir dan Peso, harus di akses menggunakan speedboat,” ungkapnya.
Hal itu menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengawasan Bawaslu. Bahkan dia mencontohkan, saat Bawaslu melakukan monitoring dalam rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) oleh KPU Bulungan. Armada speedboat yang digunakan Bawaslu Bulungan, hampir saja tenggelam lantaran terkena batang kayu di aliran sungai saat menuju Tanjung Selor. Sehingga pihaknya terpaksa menunda kepulangan dan menggunakan jalur darat.
“Kalau di sungai itu kan, kadang-kadang kalau banjir banyak batang kayu yang hanyut. Itu juga jadi hambatan, karena takutnya akan menabrak speedboat yang kita pakai. Kami pernah monitoring pengawasan rekrutmen PPK, kami terpaksa kembali karena speedboat kami hampir kena batang kayu,” tutur Dwi.
Namun demikian, jajaran penyelenggara pengawas tetap memaksimalkan fungsi pengawasannya. Terlebih bagi puluhan Panwascam yang dilantik, agar bisa berperan dalam menyukseskan Pilkada tahun ini. Khususnya dalam melakukan identifikasi serta pemetaan potensi pelanggan.
“Tapi kalau untuk pengawasannya, kita juga belajar dari pilkada yang lalu-lalu. Karena juga pilkada yang lalu jadi pelajaran berharga buat kita semua. Mereka yang dilantik ini juga harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing. Harus bertanggung jawab penuh dan jalankan tugasnya secara profesional dengan tantangan yang ada,” tegasnya.
Sebagai informasi, dari 30 Panwascam yang dilantik, sebagian besar di antaranya adalah anggota lama atau peserta existing Panwascam pada Pemilu 2024. Mereka kembali dilantik setelah dievaluasi dan dilakukan penilaian kompetensi. Sementara anggota Panwascam lainnya, merupakan rekrutmen baru pada proses seleksi yang dilaksanakan belum lama ini. (edu/lan)






Discussion about this post