• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Pejalin dan Antutan Dicanangkan jadi Desa Agro-Edu-Wisata

Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Pejalin dan Antutan Dicanangkan jadi Desa Agro-Edu-Wisata

by BacaFakta.id
25 Mei 2024
in Kaltara
A A
Pemkab Bulungan mencanangkan dua desa jadi Kawasan Agro-Edu-Wisata Pertanian. (Foto: edukata.id)

Pemkab Bulungan mencanangkan dua desa jadi Kawasan Agro-Edu-Wisata Pertanian. (Foto: edukata.id)

22
SHARES
147
VIEWS
PostTweetSendScan

TANJUNG SELOR, edukata.id – Dalam kegiatan peluncuran produk hilirisasi kakao beberapa hari lalu, Bupati Bulungan Syarwani menyebut akan menjadikan dua desa jadi wilayah Agro-Edu-Wisata. Adalah Desa Pejalin dan Antutan, di mana kedua desa tersebut merupakan wilayah sentra perkebunan kakao.

Dia menerangkan, Agro Edu Wisata dapat menawarkan konsep pengalaman pada pengunjung tentang kehidupan di wilayah pertanian. Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh petani di dua desa ini. Termasuk bagaimana proses pengolahan biji kakao dari awal hingga menjadi produk coklat.

“Pelibatan wisatawan dalam kegiatan pertanian hingga ke pengolahan. Dengan menekankan prinsip pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” katanya.

Menurutnya, menjadikan Desa Pejalin dan Antutan menjadi kawasan Agro-Edu-Wisata merupakan konsep pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan.

“Orang datang ke Pejalin dan Antutan tidak hanya melihat pohon kakaonya saja. Bisa menikmati coklat panas atau produk coklatnya bisa menjadi oleh-oleh khas dari desa ini,” tambahnya.

Diterangkan, potensi pengembangan sektor pertanian di kawasan kehutanan Kabupaten Bulungan sangat luas. Bahkan pemerintah pusat telah melegalisasi pengelolaan kawasan hutan seluas 4.600 hektar di Kabupaten Bulungan untuk pengembangan sektor pertanian.

“Lahan kita sangat luas untuk kita kembangkan untuk lahan pertanian. Kabar baiknya, ada 4.600 hektar yang diberikan untuk pengembangan kawasan pertanian di Kabupaten Bulungan. Dari 10 ribu hektar yang diberikan pemerintah pusat untuk Provinsi Kaltara hal ini sangat mendukung upaya kita dalam pengembangan sektor pertanian,” jelasnya.

Program ketahanan pangan Kabupaten Bulungan, tidak hanya berbicara tentang komoditas padi maupun coklat saja. Pengembangan komoditas pertanian lain juga terus dilakukan dengan menyesuaikan potensi yang dimiliki, hal tersebut mendapat perhatian dan dukungan serius Kementerian Pertanian.

“Jika ingin melihat produk hilirisasi biji kakao menjadi coklat datanglah ke Desa Pejalin dan Antutan. Belilah produk yang dihasilkan oleh para petani kita,” ajak bupati.

READ  Syarwani Ajak Masyarkat Dukung Program Kepala Desa

Dirinya memastikan, produk hilirisasi coklat dari Desa Pejalin dan Antutan dalam waktu dekat akan bisa dijumpai di beberapa kafe di Bulungan.

“Insya Allah nantinya produk coklat ini bisa kita jumpai di kafe yang ada di Kabupaten Bulungan,” tambahnya.

Produk yang dihasilkan dari rumah produksi ini, telah memiliki jaminan keamanan pangan. Baik sertifikat halal, hingga higienisnya yang melalui proses uji kelayakan dan keamanan bahan pangan oleh Dinas Kesehatan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pemasaran Internasional Direktorat Jenderal Pertanian M. Fauzan Ridha turut mengatakan dukungan terhadap upaya inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bulungan.

“Kami sangat mengapresiasi gagasan dan inisiasi dari Pemda Bulungan meningkatkan nilai tambah di dua desa ini,” ungkapnya.

Dirinya mengakui, selama ini Kementerian Pertanian belum banyak memberi bantuan terhadap pengembangan sektor pertanian di Bulungan.

“Kami akui belum banyak bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Bulungan, kami mengharapkan kepala Dinas Pertanian. Bisa mengusulkan melalui APBN untuk pengadaan alat-alat pasca panen dan alat pengolahan hasil pertanian,” harapnya.

Termasuk dari segi pembenihannya, jika varietas yang di tanaman di Desa Antutan dan Pejalin jenis Masamba Cacao Cloning (MCC) tidak menuntut kemungkinan dihadirkan varietas lain untuk meningkatkan produktivitasnya.

“Kami akan support (dukung), saya harap kepala dinas bisa mengusulkan proposal pada kami sehingga pengembangan pertanian di Bulungan bisa dibantu melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” terangnya.

Menurutnya, dari segi rasa sudah cukup baik. Tinggal peningkatan branding kemasan yang perlu diperbaiki.

“Untuk rasa (produk coklat) sudah cukup bagus, tinggal branding kemasan yang perlu diperbaiki. Supaya lebih menonjolkan identitas produk tersebut,” tuntasnya. (edu)

Previous Post

Rumah Produksi Coklat di Bulungan; Implementasi Satu Desa Satu Produk

Next Post

Komisi II Apresiasi dan Dukung Hilirisasi Kakao Desa Antutan dan Pejalin

Next Post
Anggota Komisi II DPRD Bulungan, Riyanto.

Komisi II Apresiasi dan Dukung Hilirisasi Kakao Desa Antutan dan Pejalin

Ketua DPRD Bulungan, Kilat A.Md (tengah) bersama Bupati Bulungan Syarwani (kanan) dan Sekda Risdianto (kiri) pada rakor penanggulangan kemiskinan di kantor bupati Bulungan, Selasa (21/5/2024).

Ketua DPRD minta Pemkab cermat verifikasi data kemiskinan! Target 0 persen kemiskinan ekstrem harus tercapai

Ketua Bawaslu Bulungan, Dwi Suprapto saat melantik 30 orang anggota Panwascam. (Foto: lan/edukata.id)

Lantik 30 Panwascam, Ketua Bawaslu Bulungan Ungkap Tantangan Pengawasan

Prosesi pelantikan Anggota PPS yang dihadiri langsung oleh Ketua KPU Bulungan Mahdi E Paokuma. (IST)

Dituntut Integritas, 243 Anggota PPS di Bulungan Dilantik untuk Masa Kerja Delapan Bulan

Suasana pelaksanaan Rakerda I WIA Bulungan beberapa hari lalu. (IST)

Dorong Peran Wanita Islam untuk Pembangunan lewat Rakerda I WIA Bulungan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi