• PKN Melakukan Penandatanganan MoU dengan BBPPMPV BMTI
edukata.id – Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM), semua pihak perlu dilibatkan. Bergotong royong dengan pemerintah, badan usaha atau swasta, akademisi, masyarakat serta media yang disebut sinergi pentahelix.
Konsep kolaborasi itu, diterapkan langsung oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN). Yakni, membangun SDM yang unggul dan berdaya saing.
Sejauh ini, sejumlah pihak di dalam maupun luar daerah diajak bekerja sama oleh PT PKN. Saat ini, manajemen dari Energi Nusa Mandiri (ENM) Group ini, tengah menggandeng banyak pihak, dengan melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU).
Salah satunya, MoU dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bidang Mesin dan Teknik Industri (BMTI) di Cimahi, Jawa Barat, Senin (30/1/2023).
Dikatakan Direktur PT PKN Tria Suprajeni, kerja sama yang dibangun dengan sistem kolaborasi matching fund antara vokasi dan industri. Artinya, sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi strategis antara lembaga perguruan tinggi dengan mitra, dalam hal ini PT PKN.
“Ini merupakan upaya kita bersama-sama, menggandeng semua pihak dalam meningkatkan kualitas SDM. Tentunya lewat kolaborasi dengan semua pihak,” katanya.
Disebutkan, lewat kerja sama itu, akan ditindaklanjuti dengan sejumlah kegiatan. Kaitannya dengan pendidikan vokasi hingga pendidikan teknik industri.
“Salah satunya dengan pelatihan kepala sekolah, dalam rangka mengembangkan SDM di Kaltara,” sebutnya.
Manajemen PT PKN juga melakukan pertemuan dengan sejumlah kampus, termasuk Universitas Kristen Maranatha. Sejumlah kesepakatan kerja sama dapat dilaksanakan, seperti membuka kelas bahasa Mandarin secara online.
Selain itu, dari kampus tersebut, dengan sistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), akan menempatkan 2 mahasiswanya di Bulungan. Melakukan sosialisasi hingga mengajar bahasa asing. Selain itu, putra daerah dari Bulungan dapat dikirim untuk belajar di Maranatha sebagai role model.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan berbagai pihak. Apalagi bisa meningkatkan kualitas SDM kita di Kaltara,” kata Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus yang turut dihadirkan dalam agenda tersebut.
Menurutnya, dengan kolaborasi, pendidikan di Kaltara akan lebih baik. Ke depan, SDM dari provinsi ke-34 ini akan semakin mampu bersaing, terlebih daerah ini memiliki mega proyek berupa wilayah industri.
“Jadi memang harus disiapkan SDM kita. Kerja sama dengan banyak perguruan tinggi ini, apalagi dengan dukungan perusahaan seperti PKN, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Kilat, yang juga ikut dihadirkan. Dia berharap, sejumlah kerja sama yang dibangun, segera ditindaklanjuti dengan sejumlah kegiatan yang sudah disepakati. (edu)






Discussion about this post