• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Ketagihan Judi Online, Pria di Depok Rela Jual Rumah dan Mengungsi ke Pemakaman

Ketagihan Judi Online, Pria di Depok Rela Jual Rumah dan Mengungsi ke Pemakaman

by BacaFakta.id
13 Mei 2024
in Nasional
A A
10
SHARES
67
VIEWS
PostTweetSendScan

edukata.id – Fakta judi online telah menyengsarakan banyak orang terbukti dan dialami seorang pria lajang inisial IS (40) warga Depok, Jawa Barat.

Akibat keranjingan judi online iapun nekad menjual rumah dan memilih tinggal di salah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Saat ditemui di area pemakaman tempatnya mengungsi saat ini, IS menceritakan perihal keberadaan nya mengapa ia akhirnya harus tinggal di area pemakaman. Padahal awalnya ia tinggal permanen disebuah perumahan di Depok.

Ia mengaku mengalami kehidupan tragis seperti saat ini karena kecanduan game online judi slot. Akibat kekalahan demi kekalahan yang ia alami selama bermain judi online. Ia pun terpaksa harus menjual semua harta bahkan rumah semata wayang hasil jerih payahnya selama ini.

Ia menjual rumah di puncak keterpurukannya akibat keranjingan judi online di pertengahan 2023 lalu. Ia nekad menjual rumah karena telilit hutang pinjaman online demi judi online.

Seolah ingin memberi pelajaran pada orang lain atas nasib yang ia alami saat ini. Melalui iNewsBogor.id ia pun mengingatkan untuk tidak mencoba bahkan menghentikan kebiasaan buruk bermain game online judi slot kalau tidak ingin bernasib sama dengan dirinya, terpuruk kehilangan segalanya.

“Jangan main slot lah, liat gue sekarang gara-gara slot jadi berantakan semuanya hidup gue,” ujarnya, Minggu, (12/5/2024).

Iapun menceritakan mengapa dirinya memilih tinggal di area pemakaman, karena tidak memiliki cukup uang untuk membayar sewa kontrakan hingga akhirnya memutuskan tinggal di salah satu TPU di Depok.

“Gak punya duit gue bayar kontrakan bang, semua habis, mau gak mau ya tidur di area makam ini lah bang, soalnya gratis,” pungkasnya.

Kini untuk menyambung hidup sehari hari IS pun mengatakan tengah bekerja di salah satu tempat pencucian motor di kawasan Depok. (nws/edu)

Previous Post

143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB

Next Post

Tolak Revisi Jumlah 34 Kursi Kabinet, PDIP Sebut Bukan untuk Mengakomodir Kekuatan Politik

Next Post
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kementerian dibentuk untuk mencapai tujuan politik bernegara, bukan untuk mengakomodir semua kekuatan politik pendukung pemerintah. CNN Indonesia/Andry Novelino

Tolak Revisi Jumlah 34 Kursi Kabinet, PDIP Sebut Bukan untuk Mengakomodir Kekuatan Politik

Kebakaran di Desa Long Beluah hanguskan 15 rumah. (Foto: IST)

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, Seorang Warga Nyaris jadi Korban

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban hilang akibat banjir bandang di Sumatera Barat masih bisa bertambah. (ANTARA FOTO/JOJON)

BNPB: Jumlah Korban Hilang Akibat Banjir Bandang Sumbar Bisa Bertambah

Reaksi Cepat Syarwani, Bantu Korban Kebakaran Long Beluah Rp15 Juta Tiap Rumah

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu (tengah) di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/2/2023). (Liputan6.com/ Lizsa Egeham)

Dewan Pers Tegas Menolak RUU Penyiaran

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi