• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Kaltara Masuk West Borneo Economic Corridor

Kaltara Masuk West Borneo Economic Corridor

by
21 April 2021
in Kaltara
A A
55
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) secara virtual mengikuti rapat koordinasi penguatan peran perwakilan RI.

Yakni di wilayah kerjasama ekonomi sub regional Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Philipines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) dan Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT), pada Selasa (20/4).

Dalam rakor sejumlah perwakilan RI memaparkan profil dan peluang investasi – kerjasama yang ada masing-masing wilayah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

Acara dipandu Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional dan Sub Regional Kemenko Bidang Perekonomian RI, Ir Netty Muharni, MURP.

Dalam presentasi pembuka, Netty mengatakan bahwa Indonesia membagi economic corridor dalam 6 koridor. Sementara untuk BIMPE-AGA dibagi dalam 3 kelompok economic corridor.

“Kaltara masuk dalam west borneo economic corridor, ” ujarnya.

Netty mengatakan kerjasama dimaksudkan untuk membangun penguatan kerjasama ekonomi berbasis wilayah.

“Umumnya pada wilayah yang saling berdekatan atau yang memiliki kesamaan tertentu, “sebutnya.

Plt Kepala Bidang Perencanaan, Promosi dan Kerjasama Penanaman Modal, Fitriana mengatakan dari hasil rakor itu didapat tindaklanjut rencana investasi oleh perusahaan dari Malaysia melalui KJRI Kinabalu, Sabah Malaysia Timur.

“Calon investor tersebut adalah dari Kim Teck Cheong Consolidated Berhad. Rencananya mereka ingin membangun pabrik Roti di Kaltara Indonesia, ” ujar Fitri.

Fitri juga mengatakan bahwa ada beberapa informasi terkait regulasi yang disampaikan keoada investor.
Regulasi yang diminta langsung oleh calon investor diantaranga terkait peraturan penanaman modal asing (PMA).

“Ketersediaan lahan yang lokasinya dekat pusat kegiatan masyarakat dan lembaga yang melakukan riset pasar di Kaltara,” lanjutnya.

Rakor dihadiri KJRI Tawau Sabah, KJRI Kinabalu, KJRI kuching, KJRI Kuala Lumpur, KJRI Manila, KJRI Davao, KJRI bandar Sri Begawan serta jajaran lainnya. (MUH).

Previous Post

Hakim Palangka Raya Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Proyek Sumur Bor

Next Post

Pesan Megawati ke Jokowi soal Ibu Kota Baru

Next Post
Megawati

Pesan Megawati ke Jokowi soal Ibu Kota Baru

Kapolda dan Wagub Kaltara menghadiri acara syukuran HUT Korem

Santuni Anak Yatim dalam Perayaan HUT Ke-1 Korem Maharajalila

Oknum Warga Taman Villa Meruya,
Intimidasi Umat Muslim Beribadah…Terlaluuuuu

M Azis Syamsuddin

DPR Minta OJK Evaluasi Produk Berbasis Investasi

Puan Maharani

Puan Maharani: Perempuan Penting Tingkatkan Budaya Literasi

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi