• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Kaltara Dapat Suntikan Investasi Rp180 Triliun dari Perusahaan Australia

Kaltara Dapat Suntikan Investasi Rp180 Triliun dari Perusahaan Australia

by
21 Mei 2021
in Kaltara
A A
Zainal-Yansen

Zainal-Yansen

47
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat suntikan investasi sebesar Rp180 triliun dari perusahaan Australia, Fortescue Future Industries Pty Ltd, anak usaha Fortescue Metals Group.

“Insya Allah tahun ini investor dari Australia akan masuk melaksanakan pembangunan proyek PLTA. Itu nilai investasinya lebih kurang Rp180 triliun,” kata Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang di Tarakan, sebagaimana kaltarainfo kutip dari antara, Jumat (21/5/2021).

Investasi tersebut bertujuan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

Zainal menambahkan bahwa selain itu, rencananya investasi ini juga akan masuk ke Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Bulungan.

“Diperkirakan kegiatan pada investasi mega proyek ini akan bisa merekrut lebih kurang 7.000 tenaga kerja. Tentu ini akan menjawab masalah pengangguran di Kaltara ini,” kata Gubernur.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Yansen TP menuturkan investasi hijau perlu didorong untuk mengoptimalkan keberlangsungan lingkungan selain juga tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, Pemerintah sudah mengungkap rencana pembangunan proyek kawasan industri hijau terintegrasi berbasis hydropower yang akan dibangun di Kaltara.

Kawasan industri yang luasnya mencapai 12.500 hektar itu bahkan menjadi salah satu kawasan industri hijau terbesar di dunia.

“Kita punya potensi yang bisa menghasilkan energi. Tapi dulu kita tidak punya kebijakan itu. Nah, sekarang kita sudah punya kebijakan itu,” kata Yansen.

Dia berharap para investor yang masuk bisa serius dan memiliki komitmen. Jangan hanya sekadar hanya untuk mendapatkan kesempatan atau mendapatkan izin, tapi harus diwujudkan.

“Harapan kita, izin itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Tentu dengan cara progres pekerjaan harus jelas,” kata Wagub. (MUH)

Previous Post

Zainal-Yansen Kian Nyata Bawa Perubahan Kaltara, Gak Percaya? Ini Buktinya

Next Post

Kaki Kiri Jusran Warga Bulungan Dihadiahi Pelor Panas

Next Post
Polisi memperlihatkan barang bukti kasus pembunuhan berencana. Dokumen Polres Bulungan.

Kaki Kiri Jusran Warga Bulungan Dihadiahi Pelor Panas

7 Kecamatan Dilanda Banjir di Kutai Timur.

BNPB Buka Lowongan Kerja, Ayo Putra/i Kaltara Daftar…

Komposer Musik Dwiki Dharmawan Salat Jumat di Tenda Masjid At Tabayyun, Serasa Arafah

Gempa di Jatim, Fasilitas Umum Banyak Rusak, Waspada Gempa Susulan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi