SURABAYA, edukata.id – Pemerintah Kabupaten Bulungan berhasil meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional dengan menjadi peringkat ketiga dalam ajang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk wilayah Kalimantan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koordinator Nomor 259 Tahun 2024 pada Kamis (7/11).
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bulungan dalam memacu inovasi dan transformasi digital, khususnya di sektor transaksi pemerintahan. TP2DD merupakan forum koordinasi antar instansi yang bertujuan mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETP) untuk mewujudkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sekretaris Daerah Bulungan, Risdianto, S.Pi., M.Si., mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras yang terus menerus dilakukan secara konsisten. “Capaian ini merupakan hasil dari upaya bersama seluruh pemangku kepentingan di Bulungan. Berbagai pihak, termasuk kepala daerah, Badan Pendapatan Daerah, hingga Bank Kaltimtara, telah berkolaborasi dalam mendukung digitalisasi daerah,” ujarnya.
Risdianto menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu bagi Pemkab Bulungan untuk terus mengembangkan layanan berbasis digital. “Penghargaan ini adalah dorongan bagi kami untuk menghadirkan layanan publik yang prima bagi masyarakat melalui inovasi teknologi,” katanya.
Program TP2DD didirikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 3 Tahun 2021, dengan tujuan meningkatkan tata kelola keuangan yang efisien dan akuntabel, serta mengoptimalkan pendapatan daerah melalui elektronifikasi transaksi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, ditunjuk sebagai ketua Satgas PP2DD di tingkat pusat.
Dalam rangka mempercepat penerapan digitalisasi di seluruh Indonesia, Kemenko Perekonomian mengadakan TP2DD Championship 2024 yang melibatkan 15 pemerintah daerah terbaik di lima wilayah utama: Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara-Maluku-Papua. Ajang ini memberikan penghargaan kepada pemda yang dinilai berhasil mendorong digitalisasi daerah secara maksimal.
Menurut Risdianto, Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berperan dalam digitalisasi, termasuk asosiasi dan pelaku industri. “Langkah ini diharapkan dapat mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv/edu)






Discussion about this post