• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Jenderal Andika Akui Banyak Prajurit TNI yang Membelot, Alasannya Beragam

Jenderal Andika Akui Banyak Prajurit TNI yang Membelot, Alasannya Beragam

by
20 April 2021
in Kaltara
A A
Andika Perkasa

Andika Perkasa

45
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa tak memungkiri setiap tahun banyak prajurit TNI yang membelot atau kabur dari kesatuannya.

Menurutnya, alasan para pembelot ini pun beragam, mulai dari terlilit utang hingga terlibat permasalahan asusila.

“Motivasi beda-beda, ada yang karena utang, ada yang karena mungkin merasa tidak cocok, ada yang mungkin karena masalah susila, macem-macem itu begitu banyak,” kata Andika di Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/4).

Yang pasti kata dia, kabur atau membelot dari satuan prajurit TNI tak hanya terjadi di Papua. Andika pun tak ingin menghubungkan hal tersebut dengan putra daerah atau kedaerahan.

“Sebetulnya kasus ini bukan hanya terjadi kali ini, walau tidak sama persis tapi prajurit yang lari atau tinggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering,” kata dia.

“Saya terbuka, enggak bohong. Setiap tahun begitu banyak. Dan itu dilakukan oleh prajurit dengan latar belakang maupun etnis yang beda-beda, kami tidak akan ambil kesimpulan bahwa ini ada hubungan dengan putra daerah,” katanya.

Meski begitu Andika menyebut semua prajurit yang membelot ini tak dilepas begitu saja. Semuanya telah diproses secara hukum.

Bahkan kata dia, tanggung jawab tak hanya ditanggung oleh pelaku pembelot, tetapi juga atasan langsung yang berhubungan dengan prajurit tersebut.

“Kita juga briefing para komandan satuan dan ini termasuk penilaian. Ini yang kami lakukan. Kita tidak hanya lihat individu yang melakukan tindak pidana, tetapi bagaimana leadership atau kepemimpinan di atasnya,” katanya.

Sebelumnya, seorang anggota TNI yang bertugas di Papua membelot dan bergabung dengan OPM. Prajurit ini diketahui kabur dari pos jaganya pada 12 Februari 2021.

READ  TP PKK Bulungan Bersama Dinas Kesehatan Tingkatkan Kapasitas Kader di Desa Karang Agung untuk Tekan AKI, AKB dan Stunting

Oknum TNI ini pun saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia kabur dengan membawa 70 butir amunisi beserta magasin.

Beberapa pasal telah dikenakan terhadap oknum TNI itu. Salah satunya yakni THTI atau tidak hadir tanpa izin. Setelah 30 hari, pihaknya baru bisa memecat yang bersangkutan.

Previous Post

Yansen TP Surati Seluruh Bupati dan Wali Kota, Ajak..

Next Post

Hakim Palangka Raya Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Proyek Sumur Bor

Next Post
PN Palangka Raya, memvonis bebas dari segala tuntutan kepada Arianto.

Hakim Palangka Raya Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Proyek Sumur Bor

Kaltara Masuk West Borneo Economic Corridor

Megawati

Pesan Megawati ke Jokowi soal Ibu Kota Baru

Kapolda dan Wagub Kaltara menghadiri acara syukuran HUT Korem

Santuni Anak Yatim dalam Perayaan HUT Ke-1 Korem Maharajalila

Oknum Warga Taman Villa Meruya,
Intimidasi Umat Muslim Beribadah…Terlaluuuuu

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi