BULUNGAN, KALTARAINFO.COM – Bupati Bulungan Syarwani meminta agar Program Strategis Nasional (PSN) yang berada di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning – Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, harus benar-benar dikawal dan fokus. Baik pada perizinan, potensi, hingga infrastruktur. Sehingga dapat berjalan dengan keinginan Pemerintah Pusat.
Hal itu disampaikan Bupati Bulungan saat memimpin rapat progres percepatan kawasan industri bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Bupati Bulungan, Kamis (23/09/2021).
Syarwani menuturkan targetnya dalam Minggu ini progres perkembangan KIPI-Tanah Kuning akan dilaprokan kepada Menkopolhukam.
“Intinya daerah mencoba menggambarkan terkait kondisi existing terkini. Mengenai prosesi perizinan yang ada di KIPI-Tanah Kuning,” tukas Syarwani.
Berkaitan dengan pengelola KIPI, sejatinya bukan daerah yang menetapkan atau merekomendasikan, melainkan dari Pemerintah Pusat.
“Kalau ada yang menyangkut kewenangan pemda itu yang harus difasilitasi dan prioritas Pemda,” ujar Syarwani.
Kewenangan pemkab dalam aspek layanan perizinan akan difasilitasi semaksimal mungkin. Jangan sampai dianggap menghambat. “Komitmen kita dalam pelayanan perizinan, dan tetap berkoridor pada kapasitas kewenangan pemkab,” tambah Syarwani lagi.
Terhadap naiknya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah tahun 2020 saat terbukanya PSN. Diharapkan jangan sampai NJOP menjadi penyebab pembebasan lahan.
Dikatakan Syarwani, mengenai tata ruang, pemkab sudah menetapkan seluas 10.100 hektare menjadi fokus dalam KIPI.
“Kalau ada penambahan luasan lahan, dealkan dulu dengan tingkat pusat. Karena intervensi setingkat pusat dan menko komunikasinya bukan hanya sekedar provinsi. Namun langsung kepada lokusnya, yakni Kabupaten Bulungan. Sehingga tidak salah dalam mengambil langkah kedepannya,” ungkap Syarwani.
Hadirnya KIPI, Syarwani meminta kesadaran masyarakat khususnya di Tanah Kuning-Mangkupadi. Karena ada multipaleyerefek kedepannya. Diharapkan peran kepala desa terlibat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prospek kedepannya.
“Saya mengajak mari bersama-sama jadi pelaku sejarah lahirnya mega proyek PSN yang hadir di Bulungan ini. Sehingga generasi penerus tak menjadi penonton, namun menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, ” harap Syarwani. (MH/KI)






Discussion about this post