edukata.id, TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani melakukan tinjauan terhadap proyek pembangunan jalan (Jalan) dan jembatan di Jalan Cendana, Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, pada Selasa (5/12/2023).
Dalam kesempatan ini, Syarwani optimis proyek tersebut akan tuntas tepat waktu.
Syarwani mengatakan, kontak kerja pembangunan proyek jalan dan jembatan di Jalan Cendana akan berakhir per 31 Desember mendatang.
“Sesuai kontrak kerja, berakhir per 31 Desember. Tapi saya sudah mendapatkan konfirmasi dari penyedia jasa, Insya Allah akan rambung paling lambat 20 Desember mendatang,” ujar Syarwani, Selasa (5/12/2023).
Selama peninjauan, Syarwani juga membeberkan, jika pekerjaan pengaspalan Jalan Cendana dimulai dari simpang dua Jalan Sengkawit-Jalan Cendana hingga Jalan Sabanar Lama.
Selain itu ditambah pengecoran pada kiri dan kanan bahu jalan.
“Produknya aspal, tapi ada penambahan untuk pengecoran pada kiri dan kanan bahu jalan,” kata Syarwani.
Untuk saat ini, masih dalam pemadatan dan akan dilanjutkan pengaspalan jalan sepanjang 1,6 Kilometer (Km) pada 8-9 Desember mendatang. Dari hasil tinjauan, progres pekerjaan jembatan dan jalan sudah signifikan.
“Alhamdulillah progres sudah signifikan, kami optimis tuntas sebelum waktu yang ditargetkan,” katanya.
Hal ini menunjukkan, bahwa komitmen Pemkab Bulungan, bahwa proyek pembangunan akses jalan yang menghubungkan antara jalan Sengkawit hingga Sabanar Lama menjadi prioritas pemerintah pada tahun ini.
Syarwani juga memberikan apresiasi kepada masyarakat sekitar karena telah membantu dalam kelancaran pembangunan proyek jalan dan jembatan tersebut.
“Terimakasih untuk support dari warga jalan cendana atas pembangunan jalan dan jembatan,” ucapnya.
Selain jalan cendana, mantan ketua DPRD Bulungan itu juga optimis, seluruh proyek yang dialokasikan APBD Perubahan akan rampung akhir tahun ini.
“Untuk kebijakan adendum kita lihat dari skala prioritas, jangan sampai proyek fisik nantinya terbengkalai karena tidak dialokasikan pada 2024,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), Khairul menambahkan, untuk pekerjaan pengecoran pada kiri dan bahu jalan akan dikerjakan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
“Secara teknis kita optimis pengaspalan jalan akan rampung sebelum berakhir masa kontrak, karena tidak butuh waktu lama dalam pengerjaanya. contohnya jalan Meranti Buluh Perindu cuma butuh waktu dua hari,” pungkasnya.
Secara umum, DPU-PR Bulungan optimis pekerjaan rampung sebelum masa kontrak berakhir. begitu juga dengan beberapa proyek fisik lainya.
“Sekarang yang terpenting, material tersedia,” tutupnya. (edu)






Discussion about this post