edukata.id – Pendidikan merupakan unsur penting dalam pembangunan, khususnya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Keberadaan perguruan tinggi di daerah, terus didorong keberadaannya, termasuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kalimantan Utara (Kaltara).
Hal itu kembali dibahas saat pertemuan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Muhammad Ali Ramdhani dengan Bupati Bulungan Syarwani di Rumah Dinas Bupati Bulungan, Kamis (19/1/2023) malam.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, dibahas soal percepatan IAIN yang akan dibangun di Bulungan. Muhammad Ali Ramdhani mengaku, juga telah membahas hal tersebut dengan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, termasuk dengan Bupati Bulungan.
“Kami menyepakati bersama-sama saling bahu-membahu, bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun IAIN di Bulungan ini. Dukungan dari Bupati Bulungan sungguh sangat luar biasa, bahagia rasanya saya bertemu dengan bupati dan gubernur yang memiliki visi kependidikan yang luar biasa,” tuturnya.
Menurutnya, kehadiran kampus IAIN di Bulungan dapat memenuhi kebutuhan pendidikan. Untuk itu, perlu disegerakan, agar mutu pendidikan di provinsi ke-34 ini semakin baik.
“Untuk pembangunan gedungnya akan kita sepakati bersama setelah kesepahaman bersama itu utuh. Kita akan berbagi peran dan kita akan menyamakan persepsi tentang makna kehadiran IAIN ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia juga menerangkan kehadiran IAIN bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, pembangunan perguruan tinggi tersebut harus in line alias selaras dengan keinginan pemerintah daerah atau sesuai dengan visi misi pemerintah daerah
“Memang persyaratannya banyak, namun kami yakin sepanjang ini kita bangun atas itikad baik maka semua persyaratan akan kita lengkapi semuanya. Saya minta dukungan dari seluruh masyarakat Kaltara, khususnya di Kabupaten Bulungan dalam bersama-sama mendorong cita-cita kita semua, agar IAIN di Bulungan ini dapat berdiri dan dapat menyelenggarakan pendidikan secara baik,” terangnya cahaya
Perihal anggaran, Ali Ramdhani mengatakan akan disiapkan bersama. Pasalnya, nominal rencana pembangunan belum dihitung secara detail. Tapi dia pastikan penganggaran rencana pembangunan perguruan tinggi keagamaan ini sudah masuk dalam perencanaan Direktorat Dikdis Kemenag RI.
“Jadi secara administratif atau dokumen perencanaan sudah kuat, tinggal menata langkah-langkah ke depannya,” ujarnya.
Menyikapi hal itu, Bupati Bulungan Syarwani mengapresiasi langkah Kemenag mendorong pembangunan IAIN di Bulungan. Pemerintah daerah, menurutnya, siap dan komitmen bersama dengan Kemenag dan Pemprov Kaltara untuk percepatan perwujudan pembangunannya.
“Ini merupakan upaya, dan komitmen kita bersama dalam menyiapkan peningkatan Kualitas SDM di Bulungan,” kata bupati.
Diungkapkan, lahan urbuk pembangunan juga mulai disiapkan. Pemerintah kabupaten telah melakukan langkah-langkah pencadangan dengan luas lahan sekitar 30 hektare, di nana sebagian sudah diserahkan melalui Kemenag.
“Insya Allah nanti Kampus IAIN ini, bakal terletak di kecamatan Tanjung Palas. Karena itu komitmen pemerintah daerah dalam upaya mendorong percepatan lahirnya IAIN di Kabupaten Bulungan,” bebernya. (edu)






Discussion about this post