• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Hujan Lebat Berpotensi Guyur Kalimantan Utara Hari Ini

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Kalimantan Utara Hari Ini

by
2 Mei 2021
in Kaltara
A A
Ilustrasi hujan lebat. Net

Ilustrasi hujan lebat. Net

36
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – BMKG merilis peringatan dini cuaca pada hari ini, Minggu (2/5) beberapa wilayah masih berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Yaitu di Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan Maluku.

Di samping potensi bahaya hidrometeorologi, masyarat diimbau juga mewaspadai potensi bahaya geologi, khususnya gempa bumi, yanh dapat terjadi kapan dan dimana saja.

Oleh karena itu, masyarakat selalu menyiapkan sejak dini upaya-upaya kesiapsiagaan keluarga, yaitu mengenali risiko dan potensi bahaya di sekitar.

“Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan strateginya dengan membuat rencana kesiapsiagaan keluarga atau pun latihan di tingkat keluarga. Beberapa waktu lalu BNPB mengajak semua pihak untuk melakukan Latihan, tepat pada Hari Kesiapsiagaan Bencana, yang jatuh pada 26 April,” ujar Raditya.

BMKG juga melaporkan bencana hidrometeorologi yakni banjir, paling sering terjadi sepanjang Januari-April 2021 yaitu 501 kali.

Selain banjir, bencana hidrometeorologi lainnya seperti angin puting beliung dan tanah longsor, dominan terjadi pada periode waktu tersebut.

“Bencana banjir menjadi kejadian yang paling sering terjadi dengan 501 kali, disusul angin puting beliung 339, dan tanah longsor 233 kali,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati.

Raditya mengatakan dari periode waktu tersebut, total jumlah kejadian mengalami kenaikan satu persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan korban meninggal, total jumlah mengalami kenaikan 1,83 persen.

Rincian kejadian bencana alam pada periode 1 Januari 2021 hingga 30 April 2021, banjir 501 kejadian, angin puting beliung 339, tanah longsor 233, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 97, gempa bumi 18, gelombang pasang dan abrasi 16, dan kekeringan 1.

READ  Gubernur Perkenalkan "Beras Adan" Sebagai Salah Satu Unggulan UMKM Kaltara

Rentang periode tersebut, bencana alam mengakibatkan korban meninggal 479 jiwa, hilang 60, luka-luka 12.900 dan menderita serta mengungsi hingga 5 juta jiwa.

Bencana alam yang mengakibatkan korban meninggal tertinggi yaitu banjir 267 jiwa, gempa bumi 117, tanah longsor 86, angin puting beliung 7, dan karhutla serta gelombang pasang masing-masing 1.

Sedangkan kerusakan fisik, BNPB mencatat bencana menyebabkan kerusakan sektor perumahan dengan kategori rusak berat 14.936 unit, rusak sedang 23.347 dan rusak ringan 83.629.

Selain kerusakan rumah, bencana alam juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum seperti tempat ibadah 1.363 unit, pendidikan 1.350, perkantoran 494, kesehatan 347 dan jembatan 295.

Menyikapi kejadian bencana, masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis hujan sebagai salah satu pemicu banjir dan longsor, masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah pada Mei.

“Ancaman bencana hidrometeorologi belum berakhir, ini terbukti dengan kejadian tanah longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, jelang akhir April lalu,” kata Raditya. (Antara)

Previous Post

Bupati Malinau Tegaskan Perusahaan Tidak akan Berhasil Tanpa Karyawan

Next Post

Perjuangan Guru Perbatasan Mencetak Penerus Kaltara

Next Post
Sepuluh Pegawai Negeri Sipil Fungsional Tertentu usai diambil sumpah jabatan. (Istimewa)

Perjuangan Guru Perbatasan Mencetak Penerus Kaltara

Turut dihadiri Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, Bupati Bulugan Syarwani dan Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala. (Ist)

Hasil Panen Cukup Setahun, Warga Desa Long Sam Gelar Syukuran

Kantor Kemenhub di Jakarta. (Net)

Dishub Kaltara Tunggu Balasan 'Surat Cinta' dari Kemenhub

Pembangunan berada di Griya Pasar Ikan, Kelurahan Simpang Periuk, Lubuklinggau.

Tersangka Antigen Bekas Sedang Bangun Rumah Mewah

UAS: Yayasan Wakaf Bukan Kado Pernikahan

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi