• Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
Menu
  • Nasional
  • Kaltara
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Komunitas
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Pesona
  • Edukasi
  • Perspektif
SEPUTAR KALTARA (KALIMANTAN UTARA)
Search
Close

Home » Harga Bawang Merah di Nunukan Merangkak Naik

Harga Bawang Merah di Nunukan Merangkak Naik

by
27 April 2021
in Kaltara
A A
Ilustrasi

Ilustrasi

14
SHARES
92
VIEWS
PostTweetSendScan

KALTARAINFO.COM – Harga bawang merah terus merangkak naik selama Ramadhan 2021 atau 1442 Hijriyah di Nunukan, Kaltara.

“Tingginya permintaan dan kurangnya pasokan bawang merah dari Sulawesi Selatan diduga penyebabnya,” kata Hasnah salah seorang pedagang, Selasa (27/4).

Harga eceran bawang merah di pasar-pasar di Kabupaten Nunukan beranjak naik hingga Rp40.000 perkilogram dari harga sebelum bulan Ramadhan masih berkisar Rp35.000.

Ia mengaku stok bawang merah memang sangat kurang sehingga diyakini menjadi salah satu pemicu kenaikan harga selama bulan suci Ramadhan 1442 H ini.

Pedagang bumbu masak di Pasar Yamaker Kelurahan Nunukan Barat mengatakan pelanggannya sering mengeluhkan kenaikan harga yang terus terjadi selama bulan puasa ini.

Namun perlu disadari, sambung dia, kenaikan harga tersebut tidak serta merta terjadi atas permainan pedagang eceran.

“Kenaikan harga ini disebabkan oleh tingginya permintaan masyarakat selama bulan Ramadhan yang tidak ditopang oleh ketersediaan barangnya,” kata Mariati, agen atau pemasok bumbu masak dari Sulsel ke Kabupaten Nunukan.

Pasokan dari Sulsel ke Kabupaten Nunukan saat kurang karena permintaan dari daerah lain juga sangat tinggi.

Sementara daerah lain, sangat bertumpu di Sulsel sebagai pemasok bawang merah.

“Memang barang (bawang merah) dari Sulawesi (Selatan) kurang dari kebutuhan masyarakat di sini. Tingginya permintaan daerah lain juga menjadi pemicu pasokan ke sini berkurang,” sebut Mariati.

Mariati memperkirakan harga bawang merah akan terus naik selama bulan suci Ramadhan 2021 apabila pasokan dari Sulsel tidak bertambah.

Sementara itu, pihak Pemkab belum berhasil dikonfirmasi terkait rencana untuk memantau lonjakan harga sembako jelang Lebaran 2021. (Antara)

Previous Post

Nekat Mudik ke Indonesia, 245 Pekerja Migran dari Malaysia Jalani Karantina

Next Post

Kolaborasi EVOS-Generasi 125,  Luncurkan Jaket Edisi Ramadhan

Next Post

Kolaborasi EVOS-Generasi 125,  Luncurkan Jaket Edisi Ramadhan

DPRD Kaltara Kawal Karyawan PT. Intraca Wood MPG Tarakan

Gubernur Zainal menggelar rapat koordinasi Lintas Sektoral. (Ist)

Zainal Paliwang Ingatkan Lagi Larangan Mudik, Siapkan Sanksi Bagi ASN

Edarkan 39 Ribu Butir Pil Dobel L, Warga Tanjung Selor Dibekuk Polisi

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kaltara membagikan takjil.

Bagi-bagi Ribuan Takjil Gratis, Ketua TP-PKK Kaltara: Berbagi Itu Rezeki

Discussion about this post

Kode Etik | Pedoman Media Siber | Redaksi | Perlindungan Wartawan

© 2025 BacaFakta.id - Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
logo bacafakta
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
  • Ekonomi & Bisnis
  • Politik
  • Internasional
  • Perspektif
  • Edukasi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pesona
  • Tekonologi