KALTARAINFO.COM – Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang membuka secara resmi Pelatihan Bahasa Isyarat Bagi Penyandang dan Pendamping Disabilitas, di Hotel Pangeran Khar Tanjung Selor, Selasa kemarin.
Ia mengatakan bahasa merupakan alat komuikasi yang memiliki peran penting dalam kehidupan.
“Dengan bahasa kita dapat berkomunikasi antara satu sama lainnya atau masyarakat luas,” ujarnya, Rabu (7/4).
Dia menjelaskan bahasa dikenal dengan dua macam bentuk komunikasi, yakni verbal dan non verbal. Komunikasi non verbal digunakan oleh orang-orang tertentu termasuk para penyandang disabilitas.
“Melalui komunikasi non verbal ini kita dapat menggunakan bahasa isyarat yang mengutamakan bahasa tubuh, gerak bibir yang dikombinasikan dengan bentuk tangan dan lainnya,” katanya.
Zainal Arifin Paliwang mengatakan pelatihan bahasa isyarat merupakan salah satu bentuk upaya Pemprov Kaltara dalam mewujudkan dan meningkatkan keterampilan. Khususnya penggunaan bahasa non verbal bagi penyandang disabiltas.
Demikian juga dengan pelatihan bahasa isyarat ini juga sebagai langkah Pemprov Kaltara untuk memberikan hak para penyandang disabilitas yang ada di seluruh Kaltara.
“Semua masyarakat Kaltara memiliki hak yang sama dalam menerima pendidikan, perlindungan dan penerimaan informasi, termasuk penyandang disabilitas,” ujar Zainal.
Kepala Dinsos Kaltara Heri Rudiyono menambahkan, pelatihan bahasa isyarat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para pelatih bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltara.
“Dengan harapan ilmu yang diberikan dapat ditularkan lagi kepada pelatih bahasa isyarat lainnya di Kaltara, untuk membantu 2.085 orang penyandang disabilitas di seluruh Kaltara,” sebutnya.
Salah satu peserta, Heni Siswantini mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemprov Kaltara khususnya Gubernur Zainal yang telah menyempatkan diri hadir dalam kegiatan ini.
“Kami harap Pak Gubernur terus memberikan kami pelatihan, motivasi dan peningkatkan potensi yang ada pada para penyandang disabilitas di Kaltara,” ungkapnya.(Muh).






Discussion about this post