TANJUNG SELOR, Bacafakta.id – Selama tiga hari, 24–26 Oktober 2025, aroma cokelat khas Bulungan memenuhi udara di kawasan Tugu Cinta Damai, Tanjung Selor. Gelaran Festival Cokelat Bulungan 2025 (Bulungan Chocolate Fest 2K25) sukses menarik perhatian masyarakat sekaligus menjadi ajang promosi dan pengembangan ekonomi kreatif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bulungan di bawah kepemimpinan Errin Wiranda. Festival ini diikuti oleh 18 peserta, terdiri dari pengusaha UMKM, petani kakao, komunitas pecinta cokelat, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan sejumlah mitra strategis seperti, yang turut mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian dan industri olahan.
Menurut Errin Wiranda, festival ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
“Festival ini menjadi sarana promosi produk olahan cokelat Bulungan sekaligus ruang kolaborasi bagi para pelaku UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendukung gerakan ‘One Product One Village’ serta meningkatkan daya tarik investasi di sektor industri kreatif,” ujarnya.
Festival Cokelat Bulungan 2025 menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti Lomba Kreasi Kue Dessert dan Minuman Cokelat, pameran produk unggulan desa, serta edukasi tentang pembuatan dan pengolahan cokelat sehat khas Bulungan.
Selain itu, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan Festival TAKE 2025 (Transfer Anggaran Kabupaten ke Desa Berbasis Ekologi) kepada desa-desa yang berprestasi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Errin menambahkan, melalui festival ini pihaknya ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa cokelat bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi juga peluang ekonomi bernilai tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penjualan produk cokelat, tetapi juga memberikan edukasi, memperkuat jejaring antar pelaku usaha, dan menambah pengalaman berharga bagi para pelaku UMKM,” katanya.
Diskoperindag Bulungan berkomitmen agar Festival Cokelat menjadi agenda tahunan. Tujuannya, memperkuat identitas Bulungan sebagai daerah penghasil cokelat unggulan, sekaligus membuka peluang investasi baru melalui hilirisasi produk kakao lokal.
“Dengan dukungan semua pihak, kami yakin UMKM Bulungan akan semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkas Errin.(fir).






Discussion about this post