Bulungan, Bacafakta.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam memperkuat sektor perkebunan kembali ditunjukkan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Kristiyanto, SP, MT, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Budidaya Tanaman Kelapa Dalam serta Penanganan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang digelar oleh Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak, Direktorat Jenderal Perkebunan.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut nyata atas bantuan pemerintah pusat Tahun Anggaran 2025 berupa 11.000 butir benih kelapa dalam dan 33.000 kilogram pupuk organik yang diterima Kabupaten Bulungan. Bantuan strategis tersebut akan disalurkan kepada 12 kelompok tani yang tersebar di sejumlah wilayah potensial pengembangan kelapa dalam.

Dalam sambutannya, Kristiyanto menegaskan bahwa kelapa dalam memiliki potensi ekonomi besar dan bernilai jangka panjang, jika dibarengi dengan teknik budidaya yang tepat serta pengendalian OPT yang efektif.
“Bantuan benih dan pupuk ini tidak boleh berhenti di distribusi saja. Melalui sosialisasi ini, kita ingin petani benar-benar paham cara budidaya yang baik, sehat, dan berkelanjutan agar hasilnya maksimal,” tegas Kristiyanto.
Ia juga menekankan pentingnya peran BPTP Pontianak dalam memberikan pendampingan teknis, khususnya terkait pencegahan dan penanganan hama serta penyakit tanaman yang kerap menjadi kendala utama di lapangan.
Sosialisasi ini tidak hanya membahas teknik penanaman kelapa dalam, tetapi juga strategi pengendalian OPT yang ramah lingkungan, penggunaan pupuk organik secara efektif, hingga upaya menjaga produktivitas kebun dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan berharap para petani penerima bantuan mampu meningkatkan hasil produksi, memperkuat ketahanan ekonomi kelompok tani, sekaligus mendorong kelapa dalam sebagai komoditas unggulan perkebunan daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Bulungan dalam membangun sektor pertanian dan perkebunan yang tangguh, modern, dan berorientasi pada kesejahteraan petani.(idh).





Discussion about this post