TANJUNG SELOR, KALTARAINFO.COM – Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bulungan, Selasa (7/9/2021), Pimpinan dan Staf DPMPTSP Bulungan melaksanakan rapat pembahasan penyusunan program kerja tahun 2022.
Rapat ini menindaklanjuti surat No. 065/728/DPMPTSP-I tanggal 21 Agusutus 2021 perihal, Penyusunan Program Kegiatan dan Sub Kegiatan Tahun 2021-2026 dalam rangka penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2021-2026.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Bulungan, Jahrah SE., MSi, dengan didampingi Sekretaris, Chas Darmawan ini, masing-masing bidang diminta untuk memberikan masukan terkait dengan tantangan dan peluang terhadap pengembangan pelayanan yang dikaitan dengan Renstra K/L, Renstra DPMPTSP Provinsi, RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Termasuk apa saja faktor penghambat dan pendorong yang mempengaruhi permasalah pelayanan perangkat daerah yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi Kepala Daerah.
Rapat fokus pada pembahasan terhadap penyusunan program kegiatan dan sub kegiatan maupun indikator itu juga membahas terkait pagu anggaran. Walupun sejatinya, secara keseluruhan pada masing-masing program sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Bappeda-Litbang. Hanya saja perlu adanya rincian-rincian dari masing-masing bidang terkait program kegiatan menyangkut apa saja kiranya yang menjadi prioritas yang akan dilaksanakan selama 5 tahun ke depan, menyesuaikan dengan visi misi Kepala Daerah.
Kepala DPMPTSP menegaskan, dalam membuat atau menyusun kegiatan untuk dikerjakan haruslah mengaju pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) atau Renstra yang ada. Jika telah sesuai, barulah menyusun indikator kegiatan dan sub kegiatan.
“Indikator kegiatan dan sub kegiatan sama halnya dengan program, hanya saja lebih kepada outcome atau apa hasil yang capai dari kegiatan. Sementara untuk sub kegiatan lebih kepada output berupa barang atau jasa, ujar Jahrah.
Lalu, terkait dengan pagu anggaran yang diberikan sifatnya dicutting, diminta jangan sampai membuat pagu sendiri.
Ia juga meminta dalam rapat, masing-masing bidang dapat berperan dalam menyampaikan usulan program tahun 2022 sebelum dilakukan asistensi. Di mana, ditekankan pula dalam menyusun program tahun 2022 agar melihat isu-isu strategis yang ada.
Setelah pengarahan dari Kepala DPMPTSP Bulungan, rapat dilanjutkan dengan presentasi kegiatan dan sub kegiatan yang telah disusun dari masing-masing bidang. Diawali dari bidang Perencanaan dan Keuangan, bidang Pengaduan Kebijakan dan Pelapora, bidang Pengendalian Pelaksanaan dan Informasi Penanamam Modal, bidang Perizinan dan Non Perizinan dan Sekretariat.
Semoga penyusunan program kerja ini dapat telaksana sesuai dengan yang diharapkan dan tiap bidang dapat bekerja dengan maksimal sehingga dapat memberikan hasil yang memuaskan. (KH/KI)






Discussion about this post