TANJUNG SELOR, edukata.id – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tengah berjalan, di mana penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan kegiatan berdasarkan jadwal tahapan.
Terkait data pemilih, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyampaikan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) secara nasional. Termasuk di dalamnya data pemilih di Kalimantan Utara (Kaltara). Di mana jumlah DP4 yang telah diterima KPU Kaltara sebanyak 522.135 pemilih.
Berdasarkan DP4 Kaltara itu, artinya pemilih di provinsi ke-34 ini bertambah sebanyak 11.883 orang dari jumlah daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu 2024 lalu.
Anggota KPU Kaltara yang mengampu Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Nasruddin mengatakan, data DP4 tersebut akan menjadi bahan untuk penyusunan daftar pemilih pada Pilkada 2024 di Kaltara nanti.
“Untuk data sekarang, masih ada di KPU RI untuk dilakukan sinkronisasi dengan DPT pemilu terakhir (Pemilu 2024). Kalau (DP4) di Kaltara itu, kalau tidak salah sebanyak 522.135 pemilih. Ada tambahan dari DPT pemilu terakhir dengan jumlah 504.252 pemilih,” ungkapnya kepada media, Selasa (14/5/2024).
Dia mengatakan, adanya data tambahan jumlah pemilih sering terjadi. Pasalnya di dalam DP4, sudah termasuk bagi pemilih pemula. Setelah sinkronisasi antara data DP4 dan DPT pemilu terakhir, data itu akan diturunkan ke provinsi dan kabupaten/kota untuk kemudian dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).
Selanjutnya proses Coklit nantinya, akan dilakukan oleh jajaran KPU kabupaten/kota dengan melibatkan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih atau Pantarlih.
“Nanti data-data itu, akan dilakukan proses Coklit yang akan dilakukan oleh KPU kabupaten/kota yang akan melibatkan pantarlih. Nanti pantarlih mendatangi rumah-rumah warga untuk memastikan mereka (warga) terdaftar sebagai pemilih,” jelas Nasruddin.
Namun demikian, untuk jumlah pemilih dalam Pilkada Kaltara tahun 2024 belum final. Penentuan jumlah DPT Pilkada tahun 2024 masih akan melalui beberapa tahap lagi.
“Data (pemilih) ini kan terus bergerak. Di Kaltara juga, hampir setiap hari bergerak. Jadi yang pastinya (DPT Pilkada) nanti, itu baru ditahu ketika sudah dilakukan coklit,” pungkasnya. (lan/edu)






Discussion about this post